Kadivpas :“Saya Diserang itu Mungkin Bos Besarnya Marah’’

- Penulis

Kamis, 10 Januari 2019 - 15:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Selama 7 bulan menjadi Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalimantan Selatan (Kalsel), Asep Syarifudin, akhirnya mendapat tugas baru sebagai Kepala Kanwil Kemenkumham di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari 7 bulan itu, antara lain 6 bulan dirasakan indah bertugas di banua ini, dan yang sebulan itu katanya dirasakan pahit dan ini cobaan.

“Ya itu satu bulan berakhir pahit, ya saya diserang oleh jaringan narkoba,’’ ungkapnya, kepada awak media, Kamis (10/1).

Asep mengungkapkan soal penyiraman air keras ke wajahnya pada Selasa malam, 20 November 2018, ketika berada di halaman paerkir Café Capung di Jalan S Parman Banjarmasin.

Asep bisa beraktivitas sejak dalam bebebrapa waktu ini setelah dirawat intensif dan menjalani beberapa kali operasi di wajahnya di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin.

Berdasarkan informasi penyidik Ditreskrimum Polda Kalsel, kata Asep, penyiraman air keras dipicu pemindahan 9 narapidana narkoba dari Lapas Kelas IIA Banjarmasin ke Lapas di Jawa Timur.

“Saya diserang kemungkinan bos besarnya marah karena sembilan anak buahnya saya pindah ke Lapas di Jawa Timur,’’ tambahnya.

Dari itu semua bisa jadi komunikasi bandar besarnya jadi terputus hubungan dengan jaringan di Kalsel.

“Itu tadi, jaringannya di antara sembilan tahanan narkoba yang saya pindah,’’ jelasnya lagi.

Baca Juga :   PELACAKAN dari Pengungkapan Sabu Hampir Satu Kilogram, Pengendali Jaringan Aceh Diringkus Polda Kalsel

Makanya, hanya kasus itulah yang mengganggunya selama tujuh bulan menjabat sebagai Kadivpas Kanwil Kemenkumham Kalsel.

Asep, tak menapik kalau dinatra yang diduga turut serta mantan oknum Polisi, Rmd yang dibebastugaskan karena terlibat kasus narkoba.

Selain Rmd, dia mengatakan ada dua pelaku lainnya yang juga sudah ditangkap.

“katanya sesuai informasi dari orang Polda bahwa Rmd pecatan polisi tersandung kasus narkoba. Termasuk dua pelaku juga tersandung narkoba.

Informasi lainnya menyebut Rmd melakukan penyerangan itu karena diperintah seorang bandar sabu,’’ ungkapnya.

Asep berharap Polisi khusunya  Kalsel segera menuntaskan kasus itu karena jaringan narkoba yang menyiramnya dengan air keras dinilai berbahaya.

Asep mengaku tidak tahu persis peran Rmd, apakah sebagai aktor kunci atau hanya eksekutor lapangan.

Sementara dua tersangka lainnya berperan membeli air keras dan mengendarai motor.

“Peran pelaku yang satunya ini saya tak tahu persis. Diharapkan polisi membuka identitas pelaku eksekutor ataupun yang penyuruh di balik penyiraman air keras kepada saya ini,’’ ujarnya. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MANTAN Kadistamben Kukar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Rp500 M
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Senin, 13 April 2026 - 23:02

14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca