JUJUR dengan Kekuatan Nafasnya, Dikehendaki Tae-yong dari Pemain Timnas U-19

- Penulis

Kamis, 10 September 2020 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas U-19 dinilai belum jujur terkait daya tahan nafasnya. (Foto/Dok.PSSI)

SuarIndonesia – Pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong, tak mau para pemainnya menutupi kelemahan nafas masing-masing. Ia ingin Rizky Ridho dan kawan-kawan jujur seberapa kuat nafas mereka bertahan di suatu pertandingan.

Diliris dari bolalob.com, pelatih asal Korea Selatan itu menginstruksikan agar para pemainnya tampil maksimal sejak awal pertandingan. David Maulana dkk. dilarang untuk mengatur atau mengehmat nafas mereka sehingga bisa bertahan selama 90 menit di lapangan.

Bila seorang pemain kuat bertahan selama 90 menit, maka Shin menyimpulkan sang pemain tak tampil maksimal pada awal hingga pertengahan laga. Ia percaya jika pemain tampil ngotot tanpa berusaha menghemat nafasnya, maka tak akan kuat bermain hingga akhir pertandingan.

“Jadi seharusnya pemain bisa bekerjasama dan memaksimalkan dirinya. Dan mengerti sampai menit ke berapa mereka bisa bermain,” tutur Shin Tae-yong seperti dikutip dari channel Youtube PSSI.

Baca Juga :   121 HAKIM Direkomendasikan Dijatuhi Sanksi pada Semester I 2026

“Baru setelah itu kami bisa atur tempo permainan. Dan pelatih bisa membuat taktik yang lebih baik berdasarkan kemampuan pemain.
Jadi pesan saya adalah jangan pernah mengatur nafas (tempo) sendiri untuk dapat bermain 90 menit,” katanya melanjutkan.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00

2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:42

BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (HO-Antara)

Hukum

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:40