JEBOL Lantai SDN Sungai Bilu 3 Akibat Banjir

- Penulis

Kamis, 4 Februari 2021 - 20:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Genangan banjir yang terjadi beberapa pekan lalu di Kota Banjarmasin diketahui telah merusak berbagai macam fasilitas, termasuk di bidang pendidikan.

Salah satu sekolah yang mengalami dampak kerusakan akibat banjir tersebut adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sungai Bilu 3. Hal itu terlihat dari data yang diterima beberapa waktu lalu dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

Berdasarkan pantauan awak media, lantai sekolah yang berlokasi di Jalan Simpang SMP 7, Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur, itu terlihat lumayan mengkhawatirkan.

Beberapa papan lantai teras dan ruang belajar sekolah itu. Bahkan ada yang lepas akibat terlalu lama terendam genangan banjir. Lalu plafon ruang kelas yang ada juga ada yang jatuh dan berlubang.

Tidak hanya itu, terdapat juga lantai beton di bangunan kelas yang amblas, sehingga struktur bangunan itu pun terlihat miring. Kemudian, halaman sekolah pun terlihat sangat becek dan berlumut akibat terlalu lama terendam banjir.

Saat ditemui awak media, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SDN Sungai Bilu 3, Eka Yuliwati mengatakan bahwa kondisi sekolah yang ia pimpin sekarang memang sudah lama rusak.

Namun, kondisi tersebut diperparah dengan cuaca buruk dengan intensitas hujan yang tinggi sehingga menimbulkan banjir.

“Sebenarnya sebelum banjir pun kondisi bangunan sekolah kita memang sudah rusak, tapi kondisi itu diperparah dengan adanya banjir yang menggenang berhari-hari,” ucapnya pada awak media, Kamis (4/2/2021) siang.

Menurutnya, beberapa bagian sekolah yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan itu, belum sama sekali tersentuh perbaikan. Bahkan untuk lantai teras yang berlobang, terpaksa dikakukan penambalan dengan papan yang seadanya dengan sistem tambal sulam.

“Sudah kita tambal, tapi pas banjir kemarin lepas lagi. Makanya kita tutup dengan meja agar tidak terperosok. Itu sementara yang paling urgent diperbaiki,” pungkasnya.

Selain itu, ia menambahkan, beberapa ruang kelas kondisinya juga memprihatinkan. Tidak hanya lantai, sebagian atap plafon juga sudah terlepas.

“Kita pernah mengusulkan perbaikan sejak 2017 oleh Kepala Sekolah yang terdahulu. Setelah saya menjabat saya usulkan lagi pada 2020. Tapi kita belum mendapat jawaban,” ungkapnya.

Baca Juga :   "KONFLIK" Melibatkan Massa dari Masing-masing Pendukung Calon di Pilkada

Ia membeberkan, dari 9 ruang belajar milik sekolah yang berada di tengah Kota Banjarmasin itu, 5 di antaranya yang perlu perbaikan segera.

Lebih jauh, guru dengan sapaan Ibu Eka itu, sampai saat ini pun kondisi sekolahan tersebut masih tergenang ketika air pasang. Terutama di halaman sekolah.

“Kita juga mengharap halaman sekolah bisa ditinggikan dan diberi pagar. Karena memang lahannya ini jadi satu dengan jalan pemukiman warga,” pungkasnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto menjelaskan, pihaknya akan melakukan peninjauan ke sekolah yang dimaksud itu terlebih dahulu.

“Nanti akan kita lihat, apakah masih bisa digunakan untuk proses belajar mengajar atau tidak,” jelasnya saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon.

Menurutnya, yang paling penting dari sekolah itu kalau konstruksinya masih bagus dan masih bisa melakukan proses pembelajaran, tidak masalah.

“Kalau cuman sarana dan prasananya saja masih bisa digunakan,” ucapnya.

Pria dengan sapaan Totok itu mengaku, tidak bisa melakukan perbaikan sekolah secara langsung, lantaran anggaran untuk APBD Murni 2021 sudah berjalan.

“Nanti kita lihat apakah bisa di anggaran perubahan. Atau bisa dari dana darurat banjir. Nanti kita koordinasi lagi dengan Bakeuda,” pungkasnya.

Terkait usulan perbaikan yang sudah diajukan sejak 2017 lalu, Totok mengaku masih memprioritaskan sekolah lain yang dianggap lebih parah.

“Sekolah yang rusak itu banyak, tidak hanya itu saja. Uang untuk biaya operasionalnya tidak cukup. Jadi kita dahulukan yang urgent,” tandasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa
SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek
RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:31

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Senin, 27 Juli 2026 - 22:10

PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Senin, 27 Juli 2026 - 20:32

GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:31

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terbaru

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Jul 2026 - 19:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca