Jaringan Matahari Ikut Konsolidasi Nasional Bersama Erick Thohir

Jaringan Matahari Ikut Konsolidasi Nasional Bersama Erick Thohir

Suarindonesia – Jaringan Matahari Kalimantan Selatan mengikuti kegiatan konsolidasi nasional online bersama Ketua TKN Paslon Capres dan Cawapres 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin yang tidak lain adalah Erick Thohir, Selasa (27/11/2018).

Konsolidasi nasional secara online tersebut merupakan kegiatan perdana oleh Jaringan Matahari skala nasional, dilaksanakan serentak di 24 provinsi dan Jaringan Matahari Pusat bersama ketua TKN Erick Thohir live dari Koffee Konco-Epicentrum, Jakarta.

Ketua TKN Paslon Capres dan Cawapres 01, Erick Thohir menyampaikan tidak ingin bicara politik terlebih dahulu, tetapi lebih kepada memperlihatkan hasil keberhasilan di Asian Games 2018 yang mana Indonesia sebagai tuan rumah merupakan satu kesatuan negara kuat yang mampu berevolusi.

“Kita jangan bohongi diri kita sendiri, setiap ada revolusi atau perubahan pasti ada hal yang menakutkan. Tetapi kalau kita pelajari ini sudah terjadi sejak dulu seperti revolusi industri. Layaknya manusia tidak akan punah, manusia dikasih tuhan keistemewaan untuk berevolusi baik dari segi agama, maupun kepribadiannya, serta dalam kehidupannya dan untuk melakukan semua itu kita perlu wadah yaitu sebuah negara,” ujar Erick Thohir.

 

Erick Thohir menjelaskan dalam sebuah negara kita perlu memiliki sosok pemimpin yang berani membawa kita untuk revolusi agar Indonesia tidak akan bubar sampai kapan pun dengan melihat data lain di luar negeri berkaca dari perkembangan ekonomi saat ini Indonesia pada 2030 mampu berada di nomor 9 terbaik di dunia.

“Berdasarkan data luar negeri saja bisa optimis menulis di berbagai informasi pemberitaan, kenapa di lokal jadi pesimis untuk negeri sendiri.Bahkan 2050 pun pada sumber data di luar negeri melihat Indonesia dengan perkembangan seperti ini mampu menjadi nomor 4 terbaik di dunia,” ungkap Erick Thohir.

Lebih lanjut Erick menjelaskan generasi muda hari ini harus lebih inovatif jangan sampai terjadi jiplak menjiplak semisal satu masuk fakultas hukum untuk jadi lawyer maka ikutan yang lain ramai ramai masuk fakultas hukum. Kalau seperti ini siapa yang mau jadi pedagang,” papar Erick.

Menurut Erick, ekonomi Indonesia mampu bersaing baik secara pasar maupun industri perusahaan lainnya, bahkan bisa lebih unggul dari produk luar negeri. Ia memberi contoh kepada kopi Indonesia yang dinikmati oleh seluruh kalangan dunia. Berbeda dengan produk salah satu brand kopi ternama semisal starbuck di Italia kurang diminati dibanding kopi Indonesia.

Erick Thohir menegaskan program pemerintah selanjutnya untuk Indonesia maju berkolaborasi dengan generasi millineal mampu mengangkat lebih cepat ekonomi Indonesia yang dibangun pemerintah sekarang secara berkelanjutan melalui langkah awal pembangunan infrastruktur di seluruh penjuru Indonesia.

“Kolaborasi antara generasi millineal dengan pemerintah bisa saja menjadi pendukung untuk kemajuan Indonesia. Terlebih Indonesia ini sudah dilirik dalam skala global terkait hal kemajuan ekonomi Indonesia, yang salah satunya dari segi produksi sebenarnya Indonesia jauh lebih unggul,” papar Erick.

Erick Thohir menambahkan saat ini mode era globalisasi memang sangat berpengaruh bagi Indonesia. Tetapi tidak semua hal global cocok untuk Indonesia, harus memiliki penyaring untuk bisa diterima oleh 740 suku dan 1.001 bahasa yang terdapat di negeri Indonesia.(SU)

 216 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: