Jaringan Matahari Ikut Konsolidasi Nasional Bersama Erick Thohir

- Penulis

Selasa, 27 November 2018 - 22:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Jaringan Matahari Kalimantan Selatan mengikuti kegiatan konsolidasi nasional online bersama Ketua TKN Paslon Capres dan Cawapres 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin yang tidak lain adalah Erick Thohir, Selasa (27/11/2018).

Konsolidasi nasional secara online tersebut merupakan kegiatan perdana oleh Jaringan Matahari skala nasional, dilaksanakan serentak di 24 provinsi dan Jaringan Matahari Pusat bersama ketua TKN Erick Thohir live dari Koffee Konco-Epicentrum, Jakarta.

Ketua TKN Paslon Capres dan Cawapres 01, Erick Thohir menyampaikan tidak ingin bicara politik terlebih dahulu, tetapi lebih kepada memperlihatkan hasil keberhasilan di Asian Games 2018 yang mana Indonesia sebagai tuan rumah merupakan satu kesatuan negara kuat yang mampu berevolusi.

“Kita jangan bohongi diri kita sendiri, setiap ada revolusi atau perubahan pasti ada hal yang menakutkan. Tetapi kalau kita pelajari ini sudah terjadi sejak dulu seperti revolusi industri. Layaknya manusia tidak akan punah, manusia dikasih tuhan keistemewaan untuk berevolusi baik dari segi agama, maupun kepribadiannya, serta dalam kehidupannya dan untuk melakukan semua itu kita perlu wadah yaitu sebuah negara,” ujar Erick Thohir.

 

Erick Thohir menjelaskan dalam sebuah negara kita perlu memiliki sosok pemimpin yang berani membawa kita untuk revolusi agar Indonesia tidak akan bubar sampai kapan pun dengan melihat data lain di luar negeri berkaca dari perkembangan ekonomi saat ini Indonesia pada 2030 mampu berada di nomor 9 terbaik di dunia.

“Berdasarkan data luar negeri saja bisa optimis menulis di berbagai informasi pemberitaan, kenapa di lokal jadi pesimis untuk negeri sendiri.Bahkan 2050 pun pada sumber data di luar negeri melihat Indonesia dengan perkembangan seperti ini mampu menjadi nomor 4 terbaik di dunia,” ungkap Erick Thohir.

Lebih lanjut Erick menjelaskan generasi muda hari ini harus lebih inovatif jangan sampai terjadi jiplak menjiplak semisal satu masuk fakultas hukum untuk jadi lawyer maka ikutan yang lain ramai ramai masuk fakultas hukum. Kalau seperti ini siapa yang mau jadi pedagang,” papar Erick.

Baca Juga :   DILANTIK Sukarman Sumarinton sebagai Kajati Kalsel, Begini Penekanan Jaksa Agung RI

Menurut Erick, ekonomi Indonesia mampu bersaing baik secara pasar maupun industri perusahaan lainnya, bahkan bisa lebih unggul dari produk luar negeri. Ia memberi contoh kepada kopi Indonesia yang dinikmati oleh seluruh kalangan dunia. Berbeda dengan produk salah satu brand kopi ternama semisal starbuck di Italia kurang diminati dibanding kopi Indonesia.

Erick Thohir menegaskan program pemerintah selanjutnya untuk Indonesia maju berkolaborasi dengan generasi millineal mampu mengangkat lebih cepat ekonomi Indonesia yang dibangun pemerintah sekarang secara berkelanjutan melalui langkah awal pembangunan infrastruktur di seluruh penjuru Indonesia.

“Kolaborasi antara generasi millineal dengan pemerintah bisa saja menjadi pendukung untuk kemajuan Indonesia. Terlebih Indonesia ini sudah dilirik dalam skala global terkait hal kemajuan ekonomi Indonesia, yang salah satunya dari segi produksi sebenarnya Indonesia jauh lebih unggul,” papar Erick.

Erick Thohir menambahkan saat ini mode era globalisasi memang sangat berpengaruh bagi Indonesia. Tetapi tidak semua hal global cocok untuk Indonesia, harus memiliki penyaring untuk bisa diterima oleh 740 suku dan 1.001 bahasa yang terdapat di negeri Indonesia.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima
DUA Helikopter Dikerahkan Cari 68 Korban KM Virgo di Laut Jawa
BIAYA HAJI 2027: Presiden Prabowo Usulkan Komposisi 52:48
HARI KE-14: Tiga Kapal Negara Perkuat Operasi SAR KMP Virgo Transport 8
OPERASI Pencarian Korban KM Virgo Dilanjutkan Tujuh Hari Berikutnya, 71 yang Belum Ditemukan
KORUPSI PERTAMBANGAN: Tim Jampidsus Geledah Sejumlah Lokasi di Kaltara
KORUPSI NIKEL: Kejagung Tetapkan Korporasi dan Empat Orang Tersangka
KASUS SAMIN TAN: 436 Ribu Ton Batu Bara Dilelang Kejagung, Laku Rp 179 M

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca