Investor Pasar Modal di Kalsel Capai 12.235

- Penulis

Kamis, 8 November 2018 - 17:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IX Kalimantan, Nurdin Subandi mengungkapkan jumlah investor pasar modal di Kalimantan Selatan berjumlah 12.235 investor atau sebesar 22,26% dari seluruh investor pasar modal di pulau Kalimantan. Jumlah tersebut meningkat sebesar 59,29% (yoy), Kamis (8/11/2018).

Tambahnya, dengan meningkatnya jumlah investor berdampak pada kepemilikan saham di Kalimantan Selatan. Kepemilikan saham oleh investor di Kalimantan Selatan adalah sebesar 40,48 triliun. Jumlah tersebut meningkat sebesar 22,67% (yoy). kepemilikan saham di Kalimantan Selatan memiliki persentase sebesar 92,73% dari total kepemilikan saham investor di seluruh Pulau Kalimantan atau tertinggi dibandingkan provinsi lainnya di pulau Kalimantan.

Ia mengungkapkan secara khusus di Kota Banjarmasin jumlah investor pasar modal berjumlah 6.387 investor apa sebesar 52,20% dari total investor di Kalimantan Selatan. Di antara investor tersebut 3.597 investor merupakan investor saham, 3.469 investor reksadana dan 804 SBN. jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di Kalimantan Selatan pada tahun 2018 yaitu 3.626.616 jiwa, maka jumlah penduduk Kota Banjarmasin yang berinvestasi di seluruh saham pasar modal sebesar 0,34%.

Baca Juga :   GUBERNUR MUHIDIN di Arena Kobaran Api Karhutla Ikut Padamkan

Ia memaparkan bahwa terdapat 7 perusahaan yang memiliki jaringan kantor cabang di Provinsi Kalimantan Selatan dan seluruhnya berada di Kota Banjarmasin. Kantor cabang perusahaan efek atau sekuritas tersebut yaitu PT BNI sekuritas, PT valbury sekuritas, PT Mandiri sekuritas, PT Phillip sekuritas, PT MNC sekuritas, PT Indo Premier sekuritas dan PT RHB sekuritas.

Ia menambahkan bahwa terdapat satu kantor cabang manajer investasi yaitu PT Sinarmas Asset Management di Provinsi Kalimantan Selatan. terdapat 21 jaringan kantor cabang bank umum yang memiliki izin sebagai agen penjual efek reksadana (APERD) di Provinsi Kalimantan Selatan.
(BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru