Intrusi Air Laut, Pasok Air Bersih ke Banjarmasin Berkurang

- Penulis

Kamis, 4 Oktober 2018 - 17:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Menindaklanjuti keluhan masyarakat yang saat ini tidak mendapatkan pendistribusian air bersih secara maksimal, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina melakukan pemantauan ke pengolahan air bersih PDAM Bandarmasih di A Yani Km 3, Rabu (3/10/2018).

Hasilnya, H Ibnu Sina mengakui, terjadi penurunan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah akibat Intrusi air laut atau air asin pada air baku PDAM Bandarmasih yang ada di Sungai Bilu.

“Air baku PDAM Bandarmasih yang ada di Sungai Bilu sudah terintrusi air laut hingga 1.700 miligram per liter, sedangkan yang bisa ditoleransi hanya sekitar 200 miligram per liter (selebihnya tidak bisa diolah/terlalu asin). Ini fenomena alam (kemarau) siklus 3 tahunan. 2015 lalu lebih parah, kemarau panjang melanda Kalsel, sampai-sampai harus stop produksi selain intek Sungai Tabuk,” ujarnya.

Untuk itu Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengimbau kepada masyarakat agar bisa menghemat penggunaan air PDAM agar mengantisipasi kekurangan persediaan air, masyarakat bisa siapkan penampungan air atau tandon.

“Mohon doanya juga mudahan ini bisa cepat dilalui. Jika curah hujan turun lebih banyak bisa cepat lepas (normal) dari intrusi air laut,” harapnya.

Sementara itu, Dirut PDAM Yudha Achmadi, saat ini pengolahan air bersih di PDAM masih lancar. Hanya saja debit air baku yang berkurang akibat intrusi air laut di Sungai Bilu sehingga PDAM harus mematikan IPA 1 A Yani.

“Intrusi air laut yang tinggi pengolahan dihentikan. Jika lebih dari setengahnya mencampur air tidak akan efektif. Imbas Intake Sungai Bilu dimatikan, mengurangi debit air yang akan diterima oleh pelanggan. Debit air akan berkurang 10 persen, tak hanya diterima oleh pelanggan yang hanya dialiri dari IPA 1 A Yani saja. Sebab, PDAM Bandarmasih akan membagi suplai air dari IPA 2 Pramuka ke IPA 1 A Yani,” katanya.

Baca Juga :   TIM RELAWAN DAN WARGA Temukan Jasad Penyapu Jalanan Tersangkut "di Tunggul" Dasar Sungai

Intake Sungai Bilu IPA 1 A Yani mengolah 1.800 meter kubik air per jam dan Melayani Banjarmasin Barat, Utara, dan Banjarmasin Tengah sebagian hingga kurang lebih 70 ribu pelanggan. Sedangkan di Intake Sungai Tabuk diolah IPA 2 Pramuka sebanyak 4.500 meter kubik air per jam dan melayani Banjarmasin Tengah, Timur, Selatan, dan Utara sebanyak kurang lebih 100 ribu pelanggan.

Angka intrusi air laut ke Sungai Bilu fluktuatif dan berubah setiap jam. Setelah mencapai angka tertinggi, kadarnya akan turun mengikuti surutnya air, kemudian intrusi akan naik jika air pasang . Dalam sehari bisa terjadi delapan jam intrusi air laut dari rendah ke tinggi kemudian dari tinggi ke angka normal lagi. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif
KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku
1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin
RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut
PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar
KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare
PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel
DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:02

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 21:56

PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Jumat, 4 September 2026 - 20:06

KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Jumat, 4 September 2026 - 00:54

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca