INOVASI GIS BAIMAN, PDAM Bandarmasih Ukir Prestasi Bhumandala

- Penulis

Selasa, 2 November 2021 - 00:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Berhasil membangun simpul jaringan, PDAM Bandarmasih diakhir tahun berhasil meraih penghargaan Bhumandala dari Pemanfaatan Infvormasi Geospasial 2021 oleh Badan Informasi Geospasial, Jumat (28/10/2021) di Jakarta.

Penghargaan itu juga diraih karena
atas inovasi pengembangan aplikasi GIS BAIMAN. Aplikasi milik PDAM Bandarmasih yang terintegrasi dengan android, SIMPDAM (Sistem Informasi PDAM), aplikasi dan kegiatan-kegiatan milik PDAM Bandarmasih lainnya.

Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Yudha Ahmadi, mengaku syukur atas peraihan penghargaan tersebut.

Baginya, peraihan Bumandala itu tidak lah mudah karena perlu tim yang solid terutama dibidang Informatika Teknologi (IT).

Ia menyatakan, pihaknya menggunakan aplikasi sejak tahun 2018 dan tahun. Ia mengaku bangga kepada teman- teman di bagian IT.

“Terus tingkatkan dan dikembangkan lagi agar bisa sinergitas dengan instansi lainnya dilingkungan Pemko Banjarmasin,” harapnya.

Bhumandala sendiri merupakan penghargaan terhadap upaya pembangunan simpul jaringan informasi geospasial yang diberikan kepada kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah yang dinilai terbaik dalam upayanya mempersiapkan diri dan membangun simpul jaringan.

 

INOVASI GIS BAIMAN, PDAM Bandarmasih Ukir Prestasi Bhumandala (2)

 

Penilaiannya adalah, kinerja simpul jaringan dilakukan dengan melihat pembangunan lima elemen infrastruktur informasi geospasial yaitu kebijakan, kelembagaan, teknologi, standar dan sumber daya manusia.

Manager Transmisi dan Distribusi 2 Zulbadi S.Kom, MM yang juga merupakan ketua tim pengembangan GIS BAIMAN menjelaskan. Penghargaan itu arus yang harus dilewati oleh PDAM adalah :

Pertama, PDAM Bandarmasih mengirimkan proposal untuk dinilai kelayakannya.

Kedua, mereka harus menyiapkan video durasi selama lima menit yang mana menjelaskan mengenai inisiatif, tujuan, manfaat, dan bukti nyata dari hasil inovasi tersebut.

“Tentu ada saingan dari kota lain, di sini ada tingkat kota dan provinsi yang mengirim, bahkan Kementerian juga ada,” katanya.

Dari seluruh provinsi atau kota yang mengirim, hanya ada sekitar 10 nomine yang berhasil lolos ke tahap penilaian kedua.

Zulbadi menyebutkan untuk tahap kedua sendiri di mana ada kegiatan presentasi di hadapan juri, PDAM Bandarmasih memilih melakukannya secara daring.

“Diberi dua pilihan, daring atau luring, tetapi kita pilih yang onlline,” ucapnya.

 

INOVASI GIS BAIMAN, PDAM Bandarmasih Ukir Prestasi Bhumandala

 

Manager Transmisi dan Distribusi 2 itu menyebutkan bahwa aplikasi GIS BAIMAN bukan merupakan GIS pertama yang mereka miliki.

“Kita sudah punya sebelumnya, tetapi ada beberapa kelemahan. Berbayar dan jumlah usernya sangat terbatas, berbeda dengan GIS BAIMAN yang usernya tidak terbatas dan tidak berbayar,” ujarnya.

Dalam GIS yang terdahulu, hanya memiliki dua user dan lima viewer serta bayar per tahun.
“Sekarang, di GIS BAIMAN user tanpa batas, bisa digunakan kapan saja, di mana saja, oleh siapa saja secara online dan real time,” jelas Zubaldi.

Menurut ketua tim pengembangan GIS Baiman itu, aplikasi ini merupakan suatu kebanggaan bagi PDAM Bandarmasih karena dikembangkan sendiri oleh sumber daya yang ada, tidak berbayar dan dapat memaksimalkan potensi karyawan.

Penggunaan GIS BAIMAN pun ia nilai sangat efektif dan efisien bagi pekerjaan para karyawan, salah satunya untuk penanganan kebocoran, karena GIS BAIMAN sudah diintegrasikan dengan android.

“Arah ke mana, bocor di mana, petugasnya di mana, itu semua bisa terlihat dengan mudah melalui GIS BAIMAN, sangat memudahkan pekerja di lapangan. Selain itu dapat di evaluasi setiap hari,” jelasnya.

Zulbadi juga menyebutkan GIS BAIMAN tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan PDAM itu sendiri.

Menurutnya, di tempat lain GIS hanya sekedar GIS dan berdiri sendiri saja, sementara untuk PDAM Bandarmasi sendiri GIS terintegrasi dan tumbuh berkembang sendirinya. Ada kewajiban bagi setiap pekerjaan untuk harus update data di GIS.

Baca Juga :   OIKN: 67 Investor Swasta Sudah Berinvestasi Rp74,54 Triliun

Ia juga memberikan contoh, misalnya ada pekerjaan baru pembangunan pipa sekunder dari titik A ke titik B sekitar satu kilometer. Maka, setelah pekerjaan selesai, pekerja harus membuat as built drawing.

“Mulai dari rencana, aktivitas kerja dan as built drawing harus ada di GIS, sehingga datanya itu tumbuh sendiri, bahwa ada penambahan pipa satu kilometer tersebut,” jelasnya.

GIS BAIMAN sudah digunakan oleh PDAM Bandarmasih sebagai suatu alat kerja yang wajib digunakan, karena aplikasi ini merupakan aplikasi pemetaan yang menyimpan daripada aset-aset PDAM Bandarmasih seperti perpipaan di bawah permukaan tanah dan aksesoris-aksesorisnya yang mana memang harus terdata.

Dikarenakan bisnis PDAM Bandarmasih berjenis air mulai dari sumber, pengolahan dan distribusi sampai ke pelayanan merupakan tugas perusahaan yang berkantor pusat di Jalan A Yani km dua itu, distribusi dan pelayanan tentu terhubung dengan perpipaan.

Pelayanan berarti pelanggan mendapat air yang cukup artinya sesuai dengan syarat pelayanan PDAM Bandarmasih, yaitu Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas dan T atau K3 + Tekanan.

“Maka dibuatkanlah peta atau GIS BAIMAN untuk membantu percepatan dan efisiensi kegiatan tersebut,” ucap Zulbadi.

Ia menjelaskan perusahaan air minum itu juga memiliki road map pengembangan GIS BAIMAN, di tahun 2021 ini, mereka sedang mengembangkan sistem monitoring tekanan air di perpipaan, persebaran tekanan, untuk peningkatan pendapatan dan reklasifikasi.

“Kita sebagai Departemen Transmisi dan Distribusi dalam mendistribusikan air ke pelanggan harus memonitor untuk memastikan bahwa air di wilayah tersebut mengalir dengan tekanan cukup,” ujarnya.

Untuk pengembangan yang akan datang, Zulbadi mengiyakan bahwa hal itu akan terus ada namun juga disesuaikan dengan tahapan-tahapan dan bisnis plan milik PDAM Bandarmasih.

Menurutnya dalam hal pengembangan, bisa jadi suatu saat PDAM Bandarmasih memiliki visi untuk menjadi Smart Green Water.

Smart pengelolaannya yang efektif dan efisien menggunakan teknologi, mulai hulu hingga ke hilir, dan Green dalam artian memperhatikan aspek lingkungan.

Terdapat gabungan dari apa yang diharapkan, misi dalam menjadikan PDAM Bandarmasih yang besar tentu harus diimbangi dengan teknologi.

“Yaitu, GIS BAIMAN hadir untuk memonitor dan mengontrol kegiatan operasional, efisiensi dan efektifitas dapat diperoleh, biaya produksi ditekan dan mungkin suatu saat harga jual juga bisa diturunkan,” jelasnya.

Sebagai Ketua Tim Pengembangan GIS BAIMAN, Zulbadi menghaturkan rasa terima kasihnya kepada tim yang dipimpinnya itu.
“Mari kita kerja keras, kerja keras, kerja keras. Saya sebut tiga kali karena dengan kerja keras dan kekompakan tim, maka kita akan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi perusahaan,” ujarnya.

Menurutnya Inovasi yang bermanfaat merupakan legacy bagi diri sendiri, menjadi warisan ketika suatu saat nanti sudah tidak di perusahaan lagi, menjadi bukti bahwa pernah berbuat baik untuk perusahaan, melakukan perubahan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru