INILAH Proyek Prestisius yang Diincar Pemprov Kalsel Setelah Jembatan Sungai Alalak

Bagikan :
INILAH Proyek Prestisius yang Diincar Pemprov Kalsel Setelah Jembatan Sungai Alalak

SuarIndonesia – Setelah rampungnya pembangunan Jembatan Sei Alalak dan sudah diresmikan Presiden, Joko Widodo, Pemprov Kalsel mengincar beberapa proyek prestisius lainnya.

Beberapa rencana pembangunan yang diincar si antaranya pembangunan Bendungan Riam Kiwa, Jalan Bebas Hambatan Banjarbaru – Batulicin, Jembatan Barito 2, Jembatan Dadahup, dan rumah sakit jantung di RS Ulin Banjarmasin.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira, pihaknya terus mengejar semua sumber pendanaan untuk pembangunan infrastruktur daerah.

Dikatakan Fajar, jika hanya mengandal APBD maka pendaan terbatas, sehingga perlu dimaksimalkan sumber lainnya.

“Sesuai semangat pak Gubernur Sahbirin, semua sumber pendanaan kita maksimalkan untuk pembangunan daerah,” ujarnya, Jumat (22/10/2021).

Fajar menjelaskan, terdapat 2 reancangan pembangunan prestisius yang saat ini sudah direspon pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA), yaitu Bendungan Riam Kiwa dan Jembatan Barito 2.

Khusus Jembatan Barito 2 akan menjadi jalan alternatif dari Pelabuhan Trisaksi menuju Jembatan Barito 1.

“Rencana pembangunan Jembatan Barito 2 sudah direpon pemerintah pusat, sekarang sedang penyusunan kajian,” katanya.

Rencana pembangunan Bendungan Riam Kiwa saat ini sudah sangat dekat dengan pelaksanaan fisik. Saat ini sedang dalam proses pembebasan lahan.

“Proyek ini insyaallah sudah terkonfirmasi karena anggar tersedia, tinggal menunggu penyediaan lahan yang sedang berproses di lapangan,” bebernya.

Selain 2 proyek yang sudah mendapatkan respon dari pemerintah pusat, dikatakan Fajar pihaknya juga terus berupaya mengusulkan pembangunan lainnya agar mendapatkan sokongan pendanaan dari kementerian.

Pemprov Kalsel mengusulkan Jembatan Bebas Hambatan Banjarbaru – Batulicin disokong APBN. Ia menambahkan, ruas jalan tersebut sebagian sudah dikerjakan melalui APBD Pemprov Kalsel. Jembatan dan badan jalan sudah dilaksanakan.

Dikatakan Fajar, pada saat peresmian pabrik biodisiel Gubernur Sahbirin dalam sambutan di hadapan presiden sudah mengusulkan bantuan pembangunan jalan bebas hambatan.

Atas dasar itu akan ditindaklanjuti dengan usulan yang lebih lengkap melalui dokumen resmi.

“Sedang kami usulkan juga dukungan dana pembangunan RS Jantung dengan total biaya kisaran Rp175 miliar.

Kita upayakan dapat bantuan pusat karena lahan sudah siap, DED juga siap, tenaga kesehatan sudah sebagian peralatan juga sudah tersedia,” tuturnya.

Pemprov Kalsel juga sudah mengusulkan pembangunan Jembatan Dadahup dengan panjang 200 meter.

Jembatan tersebut akan menghubungkan Kalteng dengan Kalsel melalui Kabupaten Baritokuala.(RW)

 1,664 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!