ILHAM HABIBIE: AI Hanyalah Alat, Jangan Terpaku Dengannya!

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 20:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas) Ilham Akbar Habibie (kedua kiri) dan Direktur Utama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Fadhilah Mathar (kedua kanan) dalam diskusi di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (9/7/2025). (ANTARA/Sean Filo M)

Ketua Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas) Ilham Akbar Habibie (kedua kiri) dan Direktur Utama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Fadhilah Mathar (kedua kanan) dalam diskusi di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (9/7/2025). (ANTARA/Sean Filo M)

SuarIndonesia — Ketua Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas) Ilham Akbar Habibie menekankan kecerdasan buatan (AI) hanyalah alat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia, sehingga masyarakat tidak boleh hanya terpaku dengannya.

“Alangkah baiknya AI kita gunakan untuk memperkuat, karena dia alat. Jangan kita cari di mana kita secara strategis mesti berada, tapi kita cari dulu yang mana kita mau,” katanya dalam diskusi teknologi di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (9/7/2025).

Ilham menekankan pemanfaatan AI sejatinya ditujukan untuk membantu pekerjaan manusia, bukan untuk menggantikan pekerjaan manusia.

“Jadi kalau kita mendengar misalnya pendiri daripada Open AI, Sam Altman, dia sendiri pernah dua kali ke Jakarta, mengatakan tidak pernah dari awal AI dimaksudkan untuk menggantikan, tidak, itu lebih sebagai pelengkap,” tutur Ilham dilansir dari AntaraNews.

Oleh karena itu, Ilham mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam menggunakan AI. Terlebih, saat ini disrupsi informasi mulai banyak terlihat di dunia maya.

“Apa yang harus kita lakukan dari AI? Untuk membuat apa yang kita mau. Dengan negara kita ini ada beberapa program, kita harus mempergunakan desainnya, pelaksanaannya, proses kerjanya,” ucapnya.

Baca Juga :   MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

“Ia (AI) menjadi tool untuk memperbaiki kinerja negara, bangsa kita, khususnya buat pemerintah, ada beberapa kualitas, itulah yang harus diperbaiki, disempurnakan,” ujar Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) itu.

Senada dengan Ilham, Direktur Utama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Fadhilah Mathar mendorong agar negara harus memanfaatkan AI dengan maksimal dan berusaha mengikis hal-hal negatif yang diperolehnya.

Fadhilah mengatakan pihaknya kini tengah membangun peta jalan AI untuk 5 tahun mendatang, termasuk memastikan bahwa unsur-unsur lainnya seperti masalah sekuritas, keamanan data, dan masalah perlindungan data pribadi itu juga masuk di dalamnya.

“Sebenarnya AI ini memiliki potensi yang sangat besar, sehingga itu yang harus kita ke depankan,” tutur Fadhilah Mathar. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca