SuarIndonesia — Hujan deras disertai petir dan angin kencang melanda wilayah Banjarmasin, Senin (16/10/2023) sore dan menimbulkan dampak cukup serius.
Cuaca ekstrem yang terjadi menimbulkan sejumlah peristiwa pohon tumbang dan bangunan runtuh terjadi bertepatan dengan hujan deras dan angin kencang yang menerjang kota Banjarmasin.
Seperti yang terjadi dikawasan Jalan Belitung Darat tepatnya di depan SMPN 5 Banjarmasin dan depan Gang Bina Karya RT 23 menyebabkan separuh jalan tertutup dedaunan dan ranting dengan ukuran kecil dan besar berhamburan di jalan.
Dari pantauan SuarIndonesia dan merangkum dari berbagai sumber, setidaknya ada empat wilayah yang terdampak pohon tumbang hingga menimbulkan kemacetan parah.
Dari kawasan di Jalan A Yani Pal 8 yang tak jauh dari kawasan Depo Bahan Bangunan Mitra 10, terjadi pohon tumbang.
Tampak pohon berukuran sekitar 8 meter tumbang ke arah jalan raya A Yani.
Akibat kejadian tersebut terjadi penumpukan kendaraan yang cukup padat dari arah Banjarbaru menuju Banjarmasin.
Selanjutnya peristiwa pohon tumbang terrjadi di wawasan Siring Menara Pandang Banjarmasin yang menyebabkan jalan tertutup total.
Peristiwa pohon tumbang selanjutnya terjadi di Jalan Kayu Tangi depan Lapangan Sepak Bola.
Selain itu sebuah bangunan runtuh juga terjadi di Glow Supermarket Masjid Jami, Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara.
Akibat hujan deras dan angin ribut, atap plafon bangunan minimarket tersebut runtuh dan menimpa barang-barang dagangan.
Tak hanya bangunan ambruk, hujan deras disertai angin kencang di kota Banjarmasin turut merobohkan pohon-pohon besar.
Dan di kawasan jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Banjarmasin Tengah dan Pohon besar di Jl Brigjen Hasan Basri, Kecamatan Banjarmasin Utara.
Bahkan ambruknya pohon di dua tempat tersebut, sampai menutup jalan. Pihak kepolisian pun sempat melakukan pengalihan arus lalu lintas di dua wilayah tersebut.
Menurut Ario, satu petugas PLN Banjarmasin, ambruknya pohon mengakibatkan listrik padam di beberapa wilayah di Banjarmasin.
“Pas terkena kabel kita, pengaruhnya tentu listrik padam dari Kayutangi Ujung hingga Belitung Darat,” katanya.
Lantas, pihaknya pun sesegera mungkin melakukan evakuasi serta pemotongan batang pohon yang ambruk agar aliran listrik kembali normal.
“Ini secepatnya penormalan, makanya kita arahkan tim dari luar daerah,” tutupnya.
Hingga kini, masih belum diketahui data pasti seluruh musibah di Banjarmasin yang disebabkan oleh hujan disertai angin kencang ini.

Kebakaran di Gang Family Belitung Darat
Saat hujan deras dan angin ribut, terjadi musibah kebakaran di Jalan Belitung Darat tepatnya di Gang Family Kelurahan Belitung Selatan Kecamatan Banjarmasin Barat, Senin (16/10/2023) sore.
Rusdi, warga sekitar mengatakan, akibat kebakaran tersebut sebanyak dua buah rumah terbakar dimana salah satunya terbakar habis.
Ia juga mengungkapkan saat hujan deras dan angin ribut tiba tiba saja api membesar dari atas rumah salah satu warga bernama Rusdiansyah (60).
“Saat hujan deras dan angin ribut tiba-tiba ada api dari atas rumah Rusdiansyah, lalu membesar hingga terkena ke rumah milik Lela (40),” ucapnya.
“Awal awal tidak ada bunyi ledakan, baru ada bunyi saat sudah terbakar,” lanjutnya.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran gabungan Kota Banjarmasin bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Dengan bantuan warga sekitar, akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit.
“Tidak ada korban jiwa, untungnya tidak ada orang di dalam saat rumah terbakar,” jelas Rusdi menambahkan. (*/UT)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















