Suarindonesia – Satu Heli Water Boombing sudah mendarat di Bandara Syamsudin Noor dikirim oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan titik api di Kalsel.
Heli jenis MI 8 dan Kamov KA 32T akan dioperasionalkan setip hari.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Sahruddin menyebut heli diupayakan akan terbang tiap hari, dengan durasi 7 jam.
“Semua heli tidak boleh diam, tapi terus bergerak, sesuai dengan keinginan Paman Birin, bergerak,” ujarnya.
Setiap hari kerja satgas udara dengan tim Heli akan melakukan briefing di BPBD Kalsel untuk mengoordinasikan dan planing bombing perhari.
“Sementara untuk hari libur rapat harian dilakukan di Lanud Syamsuddin Noor,” ujarnya.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin saat breefing satgas udara di kantor nya Selasa (23/7) pagi menuturkan, heli yang sudah siap baru satu buah dari perusahaan AVIAN Nusa Dirganatara dan akan menyusul satu buah lagi dari PT Rajawali Pratama Internasional.
Rencananya, heli dari Rajawali akan tiba Rabu hari ini.
Hali berfungsi untuk memadamkan hotspot yang tidak terjangkau oleh tim satgas darat BPBD Kalsel.
“Heli akan bekerja sesuai komando dari Kalak BPBD, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, dan Kabid OP BPBD Kalsel,” ujarnya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















