HASIL Swab Corona dari BTIKP Relatif Lama, Banjarmasin Ingin Bangun Sendiri

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2020 - 21:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Hasil swab yang dikirimkan ke Real Time Polymerase Chain Reaction (RT PCR) milik Pemerintah Provinsi Kalsel dari Banjarmasin terlalu lama keluar.

Bahkan tak jarang, pasien sudah keburu meninggal tapi hasil swab-nya masih belum diketahui, apakah yang bersangkutan positif terinfeksi virus corona atau tidak.

Maklum, di Kalsel hanya punya satu RT PCR yang terletak di Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Banjarbaru. Laboratorium pemeriksaan ini harus melayani hasil swab dari semua yang dikirimkan oleh 13 kabupaten/kota.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin pun akhirnya meminta agar RT PCR ini bisa dibangun di Banjarmasin. Tujuannya agar hasil swab Bisa lebih cepat.

“Yang kami usulan untuk di laboratorium Sasana Santi. Karena itu milik provinsi, kami mengusahakan di Banjarmasin punya PCR sendiri,” kata Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi, Jumat (15/05/2020).

Terlebih, Banjarmasin saat ini satu-satunya kota di Kalsel yang penularannya paling tinggi. Bahkan hingga kemarin angka kasus positif sudah mencapai 102 orang.

“Kami masih menunggu janji dari Provinsi, katanya secepatnya,” ucapnya yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin.

Baca Juga :   PROGRAM Tukar Sampah jadi Sembako, Ini Diminta Berkelanjutan

Machli mengakui bahwa pembangunan RT PCR bukan hal sepele, perlu biaya yang besar.

“Memang sedang diupayakan cuma memang masih hitung-hitungan anggaran. Karena mahal membangunnya,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengharap Pemprov Kalsel bisa memberikan dukungan untuk penanganan Covid-19 di Banjarmasin.

Lebih lanjut Machli menjelaskan, soal lambatnya hasil swab diketahui karena di samping harus antri melayani 13 kabupaten/kota, di RT PCR Banjarbaru juga memprioritaskan hasil bagi pasien yang sudah meninggal.

“Di BTIKP itu yang diprioritaskan, yaitu hasil bagi yang sudah meninggal dunia terlebih dahulu. Itu kan se Kalsel yang dilayani,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca