Hasil Kajian dan Pemetaan, Jembatan Sungai Bamban Diganti

- Penulis

Selasa, 9 Juli 2019 - 02:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Terakhir kali pergantian jembatan ini dilaksanakan pada tahun 1990 an.  Cukup lama digunakan, wajar saja sebagian fisif jembatan itu keropos.

Hal ini diakui Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Kalsel I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI Banjarmasin, Syahriliansyah,  Senin (8/7).

Menurut Syahril, berdasarkan kajian dan pemetaan maka jembatan tersebut perlu dilalukan pergantian.

Itu tak lain Jembatan Sungai Bamban, Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari Tanah Laut merupakan akses utama pengendara yang menuju ke Kota Pelaihari dari arah Bati-bati ataupun sebaliknya.

Jembatan yang terletak di Jalan A Yani tak jauh dari pintu gerbang Gunung Keramaian ini sudah digunakan hampir 20 tahun lamanya.

Syahril menyebut proses lelang paket pekerjaan dengan nilai Rp5,8 miliar tersebut sudah selesai, sehingga tinggal menunggu pelaksanaan fisik dari penyedia jasa PT Nur Ikhsan – Adhia, KSO.

“Proses pekerjaan sesuai kontrak memerlukan waktu selama 240 hari kalender, kontrak mulai 11 April 2019 sampai dengan 6 Desember 2019,” jelas pria yang akrab disapa Khairil ini.

Khairil menerangkan, jembatan itu dibangun dengan bentang tengah 25,6 meter dan lebar 8 meter.

“Jenis konstruksinya gelagar beton pra cetak, kelas A atau daya dukung beban maksimal 10 ton,” bebernya.

Ditambahkannya, selama proses pengerjaan jembatan tersebut ditutup total.  Pihaknya sudah menyiapkan jembatan darurat dengan menyewa lahan harga tepat di sampimg jembatan eksisting.

Jembatan tersebut rencananya ditutup mulai tanggal 15 Juli 2019 sampai pekerjaan selesai.

Baca Juga :   DIRESMIKAN, Rimba Mart Jual Produk Hasil Hutan

“Dimohon kepada pengendara dan warga memahami kondisi yang ada karena untuk perbaikan, kondisi jembatan yang ada sudah kritis dan harus diganti.

Arus lalu lintas sementara melewati jembatan darurat, dan pasti ada sedikit kemacetan, jadi kami harapkan pengertian pengendara,” himbaunya.

Sementara, Isna, salah satu warga Tambang Ulang yang sering melintas jembatan itu mengaku belum tahu mengapa jembatan diperbaiki.

“Jujur, secara fisik nampak baik-baik saja. Meski info beredar ada retak di bawah jembatan.

Sejauh ini, dalam proses perbaikan lalu lintas saya sebagai pengguna jalan masih lancar saja, belum ada kendala.

Jalan baru atau jenbatan baru juga belum dilintasi. Saya masih menggunakan jalan yang normal. Saya sih setuju saja dari pada membahayakan pengedara  kalau tak diperbaiki,” kata dia.

Isna berharap jika ada perbaikan dan harus lewatjembatan darurat, maka  disediakan air untuk membasahi jalan di jembatan darurat yang berdebu. (RW)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca