HAJI KASRUN Bahagia Selamat dan Kembali Pulang

- Penulis

Senin, 29 Juni 2026 - 21:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Kasrun Sahidin Abdullah yang merupakan haji tertua Debarkasi Banjarmasin tahun 1447 H / 2026 M, yakni berusia 101 tahun dan sang anak saat tiba di tanah air pada Kloter 17 di asrama haji di Kota Banjarbaru, Minggu (28/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

H Kasrun Sahidin Abdullah yang merupakan haji tertua Debarkasi Banjarmasin tahun 1447 H / 2026 M, yakni berusia 101 tahun dan sang anak saat tiba di tanah air pada Kloter 17 di asrama haji di Kota Banjarbaru, Minggu (28/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

SuarIndonesia — Seorang haji Debarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah H Kasrun Sahidin Abdullah yang berusia 101 tahun menyatakan sangat bahagia kembali ke tanah air setelah melaksanakan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Haji tertua dari Debarkasi Banjarmasin yang tergabung pada Kloter 17 tersebut telah pulang dari Arab Saudi hari Minggu (28/6/2026). Dia berangkat haji ditemani sang anak Sarmidin Kasrun Sahidin dari Kabupaten Barito Kuala.

Sarmidin di Batola, Senin (29/6/202^), mengungkapkan kesempatan mendampingi sang ayah yang lahir pada tahun 1924 tersebut menjadi pengalaman yang tidak akan pernah dilupakannya hingga akhirnya pulang ke tanah air dengan selamat. “Bapak sangat bahagia,” ujarnya.

Meski harus menghadapi berbagai tantangan karena usia lanjut, katanya, seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar berkat pertolongan Allah SWT dan dukungan dari banyak pihak.

“Banyak orang baik yang membantu ayah saya sejak awal keberangkatan dari Indonesia, selama berada di Makkah dan Madinah, hingga kami kembali ke tanah air. Mulai dari petugas kloter, petugas kesehatan, pembimbing ibadah, sampai sesama jamaah, semuanya sangat perhatian. Kami benar-benar tidak pernah sendirian. Bantuan yang diberikan bukan hanya sekali dua kali, tetapi hampir di setiap kesempatan ketika ayah memerlukan pertolongan,” ujarnya.

Ia mengatakan semua kebutuhan ayah selalu diperhatikan. Mulai dari proses pelaksanaan ibadah, pemeriksaan kesehatan, sampai kebutuhan pribadi seperti popok dewasa, makanan yang sesuai dengan kondisi beliau, bahkan ketika membutuhkan bantuan untuk berpindah tempat.

“Petugas selalu sigap menanyakan kondisi ayah dan menawarkan bantuan tanpa kami harus meminta terlebih dahulu. Hal seperti itu, sangat menyentuh hati kami,” tuturnya.

Sarmidin menjelaskan kondisi fisik sang ayah sebenarnya masih cukup baik untuk ukuran usianya yang telah menginjak satu abad lebih. Hanya saja, pengapuran pada lutut membuat ayahnya tidak mampu berjalan dalam jarak yang cukup jauh, sehingga harus pakai kursi roda.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

“Alhamdulillah, untuk mandi, makan, berwudu, berpakaian, dan aktivitas ringan lainnya beliau masih bisa melakukannya sendiri. Yang menjadi kendala hanya saat harus berjalan cukup jauh. Kalau menuju bus atau lokasi yang cukup jauh, biasanya saya gendong supaya lebih cepat. Saya tidak ingin jamaah lain menunggu terlalu lama karena kondisi ayah. Itu sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai anak,” ujarnya.

Meski harus menggendong sang ayah di beberapa kesempatan, Sarmidin mengaku tidak pernah merasa terbebani. Sebaliknya, ia justru menganggap momen tersebut sebagai bentuk bakti kepada orang tua yang mungkin hanya datang sekali dalam hidupnya.

“Saya merasa ini adalah kesempatan yang Allah berikan untuk berbakti kepada ayah. Selama perjalanan haji, rasa lelah itu seperti hilang ketika melihat ayah tetap bersemangat menjalankan ibadah. Apalagi, beliau sudah menunggu kesempatan berhaji selama bertahun-tahun. Bisa mendampingi beliau sampai menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah merupakan kebahagiaan yang tidak bisa diukur dengan apapun,” kata Sarmidin, melansir dari AntaraKalsel.

Hingga kini, proses kepulangan jamaah haji Debarkasi Banjarmasin sudah sebanyak 17 Kloter atau sebanyak 6.089 orang.

Tahun ini, Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan sebanyak 19 Kloter, yakni 14 kloter dari Kalsel dan lima Kloter dari Kalteng atau sebanyak 6.804 orang.

Kepulangan jamaah haji Debarkasi Banjarmasin dimulai sejak 4 Juni 2026, tiba di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin dijadwalkan hingga 1 Juli 2026. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca