H Aliansyah Jenguk Sang Sahabat Abdul Latif

H Aliansyah Jenguk Sang Sahabat Abdul Latif

Suarindonesia – Sahabat yang baik akan selalu ada di kala suka dan duka. Ia akan selalu menyediakan waktu untuk membantu temannya yang kesusahan. Tentunya, sebagai teman akrab selalu berusaha sebaik mungkin menghibur saat orang terdekatnya ini dilanda duka.

Ya, dalam menghadapi sahabat yang sedang kesusahan, sangat diperlukan pendekatan khusus. Seperti halnya yang dilakukan mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalsel H Aliansyah memiliki kepedulian untuk menjenguk Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) non aktif Abdul Latif, sahabatnya yang kini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Penanggulangan Korupsi (KPK), Jakarta.

Usai memasuki Rutan, ia menceritakan, saat itu Abdul Latif sedang mengalami sakit, hingga akhirnya dibawa menuju rumah sakit untuk diperiksa kesehatannya. “Jadi, saat saya masuk kantor KPK, Latif malah keluar dan dibawa ke rumah sakit. Namun kami sempat saling sapa,” katanya.

Mengetahui temannya ingin berobat, H Aliansyah kemudian mengikuti Abdul Latif, namun sempat kehilangan jejak. Hingga akhirnya, ia kembali ke Kantor KPK untuk meminta informasi di mana sahabatnya itu berobat. “Jadi, saya sempat dua kali bolak-balik ke Kantor KPK dan Alhamdulillah ketemu di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat,” ucapnya.

Niat hati ingin bertemu terdorong karena Abdul Latif yang dikenalnya sebagai pengusaha ini sangat dipandang baik. Apalagi, menurutnya, sebagai sahabat tentunya bukan hanya bertemu di kala senang saja. Namun di saat susah harus tetap bertemu dan peduli. “Itulah namanya persahabatan,” katanya.

Saat dihadapkan bersama, rupanya momen pertemuan antara kedua sahabat ini penuh haru. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh H Aliansyah setiba dari Jakarta saat ditemui di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin. H Aliansyah menceritakan, kondisi Abdul Latif hingga kini sudah makin membaik usai berada di rumah sakit yang diakuinya hampir satu jam bertemu muka.

“Alhamdulillah baik. Pertama ketemu di rumah sakit, Latif langsung meluk saya. Hingga kami sama-sama terharu,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Mantan Ketua Kadin Kalsel tiga periode ini menyatakan, dalam pertemuannya bersama sahabat karibnya ini sering sekali melontarkan ucapan terimakasih karena telah mengunjunginya. “Tidak banyak melakukan pembicaraan. Ya, karena haru itu. Wajarlah, saat dihinggapi masalah, masih ada yang peduli dengan beliau,” ujarnya.

H Aliansyah berharap dan meminta kasus yang dialami sahabatnya ini bisa diusut tuntas oleh KPK. “Ungkap kasusnya dan jangan tebang pilih dalam menindak,” tegasnya.

Perlu diketahui, Bupati HST non aktif Abdul Latif ditangkap KPK atas dugaan penerimaan uang fee proyek di Surabaya, saat bertransaksi dengan Rifani H Fauzan yang merupakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) HST. Alhasil, keduanya dihadirkan dalam aksi penggeledahan dan penyitaan sejumlah berkas terkait dengan proyek RSUD Damanhuri Barabai, pada 4 Januari lalu.

Penangkapan Abdul Latif yang juga mantan Ketua DPW Partai Berkarya Kalsel ini cukup menghebohkan Kota Barabai dan warga Kalsel. Uang suap yang diduga diterima Abdul Latif itu berkaitan dengan proyek pembangunan RSUD Damanhuri Barabai dengan nilai proyek Rp54,4 miliar lebih.(SU)

 373 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: