GUYURAN HUJAN di Langit Kalsel Diklaim Hasil OMC

- Penulis

Senin, 18 Agustus 2025 - 22:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Guyuran hujan di langit Kalimantan Selatan (Kalsel) diklaim hasil OMC (Operasi Modifikasi Cuaca).

Hujan pada sebagian daerah di Kalsel dalam dua hari terakhir.

Utamanya Kota Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.

Hujan tersebut diklaim hasil OMC atau hujan buatan yang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Giofisika (BMKG) Kalimantan Selatan.

Operasi modifikasi cuaca  dibiayai oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan harapan dapat menekan jumlah angka karhutla (karhutla).

OMC sendiri dilakukan sejak Kamis (14/8/2025) hingga 10 hari ke depan atau sampai Sabtu (23/8/2025) mendatang.

Dalam pelaksanaannya, saban dua hari sekali ditaburkan garam seberat 800 kilogram di awan yang berpotensi.

Penyemaian garam pertama untuk OMC ini dilakukan di wilayah Kotabaru dan Tanah Bumbu. Penaburan garam ini menggunakan pesawat Casa dari Lanud Abdulrachman Saleh Malang, didukung penuh oleh TNI AU Lanud Syamsuddin Noor.

Garam tersebut berfungsi menyerap uap air di atmosfer, membuat awan menjadi lebih berat dan diharapkan memicu turunnya hujan.

“Hujan dua hari ini hasil dari modifikasi cuaca yang dilakukan,” klaim Kepala Stasion Klimatologi Kalimantan Selatan, Klaus Johannes Apoh Damanik, melalui aplikasi perpesanan, Senin (18/8/2025).

Baca Juga :   PETUGAS KEBERSIHAN Jalanan di Pasar Baru Banjarmasin Tenggelam di Sungai Martapura

Klaus menyebut OMC berjalan sesuai dengan tujuan awal.

Yakni membuat hujan buatan untuk pembasahan lahan-lahan gambut, agar mengurangi dampak kebakatan hutan dan lahan.

Intensitas hujan bervariasi. Di Banjarmasin hanya gerimis, sedangkan di Banjarbaru dan Banjar intensitas hujan sangat lebat meski durasinya tidak begitu lama.

Bahkan pagi tadi turun gerimis di Banjar. Sampai saat ini terpantau, awan di langit Banjar cukup mendung.

Menurut Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, penanganan kebakaran hutan dan lahan tahun ini terlihat lebih efektif.

“Ini berkat kerja bersama antar stakeholfer dan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup, BNPB dan seluruh komponen masyarakat,” tutupnya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif
KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku
1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin
RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut
PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar
WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak
KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:02

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 21:56

PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Jumat, 4 September 2026 - 20:06

KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Jumat, 4 September 2026 - 00:54

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca