SuarIndonesia – Berbagai permainan tradisional dilombakan dalam rangkaian ke 72 Hari jadi Provinsi Kalsel dan ke 77 Kemerdekaan RI di depan DPRD Kalsel,Minggu ((14/8/2022)
Salah satunya permainan balogo, yang antusias di ikuti para SKPD, anggota dewan dan warga.
Ketua Pengprov Balogo Kalsel Suwardi Sarlan yang memenangkan permainan balogo mengatakan, permainan tradisional ini dimunculkan kembali sebagai ciri khas permainan Kalimantan Selatan.
“Terimakasih Komite Olahraga Masyarakat Indoneasia (Kormi) Kalsel yang melangsungkan permainan balogo, pada perayaan kali ini,” Ujarnya usai menerima tropi pemenang balogo. Minggu (14/8/2022)
Event permainan balogo lanjutnya sering dilaksanakan di kabupaten hingga dua kali setiap bulan, dan untuk tingkat provinsi setiap satu kali sebulan, tapi tidak selalu terpublikasi secara luas.
“Karena hampir setiap kabupaten sudah memiliki komunitas balogo, terkecuali darah tanjung, ” ucapnya
Meski menurutnya permainan balogo belum masuk di Pekan Olahraga Daerah, namun sudah ada di event nasional palembang 2022 tadi, yang diikuti 9 provinsi.
“Kami minta dukungan dari pemerintah daerah, bukan hanya permainan balogo, namun juga permainan tradisional lainnya, dan juga semoga kita akan exsibisi di Porprov Kalsel di HSS 2022 nanti,” Harapnya
Sementara itu, Anggota DPRD Kalsel Muhammad Yani Halmi, yang juga mengikuti permainan balogo mengatakan, permainan tradisional ini dihidupkan kembali, untuk memperkenalkan pada anak, cucu sebagai generasi penerus.
“Karena lama tak memgang campak dan logo, jadi tak cukup mahir memainkan,” Katanya.
Adapun permainan balogo ini, menggunakan tongkat yang disebut campak terbuat dari paring atau bambu dan logonya terbuat dari tempurung dengan batung.
Dalam perayaan kali ini, selain balogo ada juga permainan tradisional yang dilangsungkan diantaranya, engrang, baulai tali, tarik tambang dan yang lainnya. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















