GUBERNUR Paman Birin Bersama Acil Odah Turut Baayun Maulid dan Tapung Tawari Anak-Anak

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 22:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Provinsi Hj. Raudatul Jannah  membuka Baayun Maulid Tahun 2024. Kamis (3/10/2024) (SuarIndonesia/Adv)

Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Provinsi Hj. Raudatul Jannah membuka Baayun Maulid Tahun 2024. Kamis (3/10/2024) (SuarIndonesia/Adv)

SuarIndonesia —Berjejer ayunan anak-anak dengan hiasan kain kuning terikat daun janur beserta uang kertas dan wadai cicin itu berjuntai dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Prosesi Baayun Maulid di halaman Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kamis (3/10/2024).

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah membuka Baayun Maulid Tahun 2024 tersebut.

Saat prosesi itu, Mahallul Qiyam dilakukan oleh kelompok habsyi dari grub Irsyadul Fata menyenandungkan syair-syair”Asyroqol badruu’alainaa, fakhtafat minhul buduuru.”

Paman Birin dan Acil Odah pun langsung menghampiri satu ayunan kuning di tengah panggung dengan penuh hiasan khas Banjar.

Gubernur Paman Birin dan Acil Odah pun turut Baayun Maulid secara bergantian yang diiringi dengan syair-syair Maulid Habsyi.

Selepas itu, Gubernur Paman Birin melakukan tapung tawar kepada para anak hingga dewasa peserta Baaayun Maulid.

Batapung tawar adalah tradisi setelah melahirkan yang mengandung harapan dan doa keselamatan ibu dan bayi.

Istri Paman Acil Odah pun turut menapung tawari anak-anak dan peserta Baayun Maulid

Peserta termuda dengan nomor 208 bernama Zahra, usia 1 bulan 2 hari dan peserta tertua dengan nomor 136 bernama Hj. Siti Syamsiah, berusia 76 tahun 10 bulan.

Sementara, jumlah peserta sebanyak 276 orang, terdiri 112 laki-laki dan 164 perempuan.

Tampak hadir Pjs. Walikota Banjarbaru, Nurliani Dardie, Kepala Disdikbud Kalsel, Muhammadun dan Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel Muhammad Taufik Akbar, serta jajaran perwakilan Pimpinan Forkopimda Kalsel.

“Alhamdulillah, kita dapat berhadir pada acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah dan rangkaian prosesi Baayun Maulid 2024,” ucap Paman Birin dalam sambutannya di atas podium.

Dalam perihal Baayun Maulid, Gubernur Paman Birin mengenang masa kecilnya sewaktu di kampung Sungai Jingah, Kota Banjarmasin. Lalu, syiar Baayun khas Banjar itu disenandungkan dengan merdu.

“Ayun diakan anakku ayuuuuuun, ayun diakan anakku sayang. Amun ganal kaina ikam, jadilah urang nang baiman,” tutur Paman Birin, mengenang syair yang pernah dinyanyikan oleh orangtuanya dulu.

Baca Juga :   RESMI DILANTIK Kapolda Kalsel Tiga Pejabat Utama, Termasuk Kapolresta Banjarmasin

Menurut Paman Birin, acara Baayun Maulid ini merupakan bukti bahwa bangsa dan wilayah Kalimantan Selatan sebagai daerah berbudaya. Lewat budaya, baginya bangsa ini memiliki peradaban yang sangat besar.

Karena itu, Paman Birin menganggap bahwa rangkaian kegiatan Baayun Maulid ini akan menjadi sejarah ke depannya. Kemudian, merefleksikan kepemimpinan era Nabi Muhammad SAW yang senantiasa menjadi tauladan bagi umatnya.

“Ini sebuah kebahagiaan, sebuah kehangatan dan kegembiraan dalam memperingati kelahiran Rasullullah SAW sebagai pemimpin dunia-akhirat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ustaz Supian Al-Banjari memberikan ceramah agama dalam Baayun Maulid bahwasanya tradisi budaya islam di Kalimantan Selatan sangat kuat.

“Acara ini digelar di hari spesial. Karena, Nabi Muhammad SAW berpuasa Senin-Kamis, sebab sejarahnya bahwa hari senin adalah beliau lahir dan kamis itu berdoa beliau kepada Allah agar dikabulkan, maka diberkahi,” terang Ustaz Supian Al-Banjari.

Budayawan Kalimantan Selatan, HE Benyamine menjelaskan bahwa Baayun Maulud berasal dari Desa Banua Halat, Kabupaten Tapin. Dari museum ini juga penyebaran tradisi budaya di Banua.

“Dan kegiatan Baayun Maulid ini telah menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Dengan penyebaran budaya ini telah digelar banyak daerah,” ungkap Ben, sapaan akrabnya.

Lantas, Ben menyebut tradisi Baayun Maulud ini benar-benar hidup ditengah masyarakat Kalimantan Selatan.

Lalu, ia melihat peradaban urang Banjar itu terwujud dari tindakan atau adab yang tumbuh di sana.

“Ada nilai religius, kemanusiaan dan budaya itu terpenuhi. Sehingga, Baayun Maulid tercatat sebagai WBTB kini benar-benar terealisasikan,” tandasnya.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru