FKUB KALSEL Gelar Dialog Pengarusutamaan Moderasi Beragama untuk Keutuhan Bangsa

- Penulis

Minggu, 12 Desember 2021 - 22:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mendorong masyarakat agar selalu menumbuhkan toleransi antar umat beragama.

Seperti yang terlihat dari upaya FKUB Kalsel dengan menggelar Dialog Bangsa dan Keberagaman yang mengusung tema “Pengarusutamaan Moderasi Beragama untuk Keutuhan Bangsa” bertempat di Rattan Inn Hotel Banjarmasin, Sabtu (11/12) pagi kemarin.

Ketua FKUB Kalsel, Ilham Masyakuri Hamdie mengatakan, dialog kebangsaan ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk terus menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.

Baca Juga :

MENJAGA Kerukunan Antar Umat Beragama, Ini Dilakukan Korem 101/Antasari

“Goal kita ada tiga dalam acara ini. Yang pertama toleransi umat beragama yang satu dengan yang lain, kesetaraan umat beragama dan yang ketiga kerjasama umat beragama dalam membangun dan memelihara bangsa ini,” ungkapnya saat ditemui di sela acara.

Menurutnya, perkembangan umat beragama di Indonesia saat ini sudah terbagi menjadi dua tarikan yang saling bertentangan.

“Pertama, ada ekstrim radikal sedangkan yang kedua ada liberal,” ungkapnya.

 

FKUB KALSEL Gelar Dialog Pengarusutamaan Moderasi Beragama untuk Keutuhan Bangsa (2)

 

Ia menjelaskan, golongan ekstrimis radikal merupakan golongan kelompok yang pola pikirnya sangat ketat dengan aturan agama secara tafsir. Sehingga, sangat mudah menyalahkan orang lain.

Sedangkan golongan liberal adalah pola pikir masyarakat yang berseberangan dengan aliran yang sebelumnya. Atau dengan kata lain mereka sangat melemahkan aturan-aturan agama.

“Yang ekstrem radikal itu memahami agama secara ketat menurut tafsir. Ada juga yang melemahkan seperti kelompok liberal,” terangnya.

Ia menekankan, bahwa dua tarikan saling bertentangan ini merupakan tugas FKUB Kalsel untuk dapat membawa umat beragama di posisi tengah alias tidak menjadi ekstrem radikal maupun liberal.

Baca Juga :   PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti

“Inti dasar dari kerukunan agama, mencoba meletakkan kita dalam posisi tengah, yakni tidak terlalu ke kanan apalagi ke kiri. Kalau dalam islam namanya menjadi Islam yang moderat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar dengan adanya moderasi umat beragama diharapkan terciptanya toleransi setiap manusia, kesetaraan antar umat beragama dan kerjasama.

Hal tersebut sangat diperlukan dalam membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Toleransi umat beragama dapat dipupuk dalam sebuah dialog, sebagai sebuah kesadaran untuk menjaga kedaulatan,” pungkasnya

Karena itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Tambrin yang juga berhadir di dalam acara tersebut berharap, dengan adanya dialog antar umat beragama ini mampu mengurangi konflik dan kekerasan antar umat beragama yang ada di Indonesia.

“Toleransi beragama harus tumbuh di setiap pemeluk agama di Indonesia. Dengan adanya dialog ini diharapkan mengurangi kecenderungan konflik dan kekerasan antar umat beragama,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITETAPKAN Lima Tersangka Karhutla dan 10 Korporasi dalam Penyidikan Polda Kalsel
PENANGANAN KARHUTLA di kawasan Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor Terus Diintensifkan Tim Gabungan
JAJARAN GABUNGAN Do’a Bersama Semoga Korban KM Virgo Segera Ditemukan
SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin
GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla
CAIRAN Surfaktan Disiapkan Polda Kalsel Produksi Jumlah Lebih Banyak
BASARNAS: Hari Kelima Pencarian Posisi Kapal Virgo Semakin Tenggelam
MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 16 September 2026 - 21:17

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 20:53

KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Selasa, 15 September 2026 - 20:32

799.440 Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Senin, 14 September 2026 - 21:12

API Karhutla Diburu Pakai X-Fire

Berita Terbaru

Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar. (detikKalimantan)

Hukum

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:50

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca