‘EKSTREMIS’ Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Arab Saudi, UEA, dan Mesir Kecam Keras!

- Penulis

Rabu, 20 September 2023 - 01:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arab Saudi, UEA, dan Mesir mengutuk penyerbuan Masjid Al-Aqsa pada hari Minggu (17/9/2023) yang dilakukan 430 pemukim Yahudi di bawah perlindungan pasukan Israel. (madhyamam.com)

Arab Saudi, UEA, dan Mesir mengutuk penyerbuan Masjid Al-Aqsa pada hari Minggu (17/9/2023) yang dilakukan 430 pemukim Yahudi di bawah perlindungan pasukan Israel. (madhyamam.com)

SuarIndonesia — Pemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) melontarkan kecaman keras terhadap para ‘ekstremis’ Israel yang menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan Kepolisian Tel Aviv.

Insiden tersebut terjadi pada hari Minggu (17/9/2023) dan melibatkan 430 warga pemukim Yahudi.

Seperti dikutip detikNews dari Alarabiya News, Selasa (19/9/2023), otoritas Saudi mengecam aksi para ‘ekstremis’ Israel itu yang disebut sebagai ‘provokasi’ terhadap umat Muslim di seluruh dunia.

Kompleks Masjid Al-Aqsa yang kerap menjadi titik konflik antara Israel dan Palestina juga dihormati oleh komunitas Yahudi, yang menyebut situs suci itu sebagai Temple Mount. Masjid Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam dan dikelola oleh Yordania.

Warga non-Muslim boleh mengunjungi situs suci itu, namun dilarang berdoa di sana.

“Kementerian Luar Negeri menyampaikan kecaman Kerajaan Arab Saudi atas penyerbuan Masjid Al-Aqsa yang dilakukan oleh sekelompok ekstremis di bawah perlindungan polisi pendudukan Israel,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi seperti dikutip Saudi Press Agency (SPA).

“Kementerian menegaskan bahwa praktik-praktik ini dianggap sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap semua norma dan konvensi internasional, dan merupakan provokasi terhadap perasaan umat Muslim di seluruh dunia,” imbuh pernyataan tersebut.

Pernyataan itu dirilis ketika Amerika Serikat (AS) mengupayakan normalisasi hubungan diplomatik antara Saudi dan Israel. Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken mengakui prosesnya sulit, terutama soal isu Palestina.

Pemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) melontarkan kecaman keras terhadap para ‘ekstremis’ Israel yang menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan Kepolisian Tel Aviv.

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

Seperti dilansir Alarabiya News, Selasa (19/9/2023), otoritas Saudi mengecam aksi para ‘ekstremis’ Israel itu yang disebut sebagai ‘provokasi’ terhadap umat Muslim di seluruh dunia.

Kompleks Masjid Al-Aqsa yang kerap menjadi titik konflik antara Israel dan Palestina juga dihormati oleh komunitas Yahudi, yang menyebut situs suci itu sebagai Temple Mount. Masjid Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam dan dikelola oleh Yordania.

Otoritas UEA, dalam pernyataan terpisah, juga mengecam apa yang disebutnya sebagai ‘penyerbuan’ terhadap kompleks Masjid Al-Aqsa.

Kementerian Luar Negeri UEA menegaskan bahwa situs suci di Yerusalem itu harus mendapatkan ‘perlindungan penuh’ dan menyerukan ‘penghentian pelanggaran serius dan provokatif yang terjadi di sana’.

“Kementerian meminta otorita Israel untuk menghentikan eskalasi, dan menghindari memperburuk ketegangan dan ketidakstabilan di kawasan, menegaskan penolakan UEA terhadap semua praktik yang melanggar resolusi legitimasi internasional dan mengancam eskalasi lebih lanjut,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri UEA.

Aksi penyerbuan para ekstremis Israel ke kompleks Masjid Al-Aqsa itu bertepatan dengan tradisi Yahudi Rosh Hashana.

Dalam pernyataannya, Saudi dan UEA juga menegaskan kembali perlunya upaya memajukan proses perdamaian, dan mengakhiri praktik yang mengancam solusi dua negara, yang akan mewujudkan pembentukan negara Palestina yang merdeka dengan garis perbatasan tahun 1967 dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Kecaman serupa juga disampaikan oleh Mesir, Yaman dan Yordania. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:58

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52

MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:51

MENKES: Label Nutri-Level untuk Pilih Makanan-minuman Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01

TANGAN TERBORGOL, Eks Pejabat Kejari HSU Digiring ke Ruang Persidangan Tipikor Banjarmasin

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:33

ERA BARU Logistik Polri Semakin Modern untuk Menunjang Pelayanan kepada Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:20

PRESTASI GEMILANG di Tingkat Nasional, Kapolda Kalsel “Diganjar Penghargaan” dari Kapolri

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:00

SOSOK PRIA Videonya Viral, Khalikin Buka Suara dan “Gentlemen” Minta Maaf ke Publik

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:23

SERATUS DRIVER SKPD Pemprov Dilatih Ditlantas Polda Kalsel Keterampilan Safety Driving di SDC Banjarbaru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca