DUH Soal Beli Saham Berujung Gugatan dan “Terseretnya” Oknum Notaris

- Penulis

Senin, 10 Juni 2019 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Setelah lama diupayakan dari soal beli sahan, Kuasa Pertambangan (KP) akhirnya berujung gugatan dan “terseretnya” (ikut serta,red) oknum notaris.

Dari keterangan diperoleh, Senin (10/6), gugatan perdata itu dari ahli waris H Jumberian Noor telah di daftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, sesuai lokasi kesepakatan awal dari semua tersebut.

“ Inilah nomor perkara gugatan yang telah diajukan di PN Banjarmasin, yakni No 50/Pdt.6/2019/PN.Bjm tanggal 10-6-2019,” kata Ansari SH, salah satu penasihat hukum penggugat, usai mengajukan gugatan ke PN Banjarmasin.

Ikutsertanya digugat oknum notaris Yenny beralamat di Jalan Sultan Adam Banjarmasin, karena disebt atas dugaan telah melakukan unsur kebohongan dalam menerbitkan akte notaris.

Diutarakan penasihat hukum penggugat dari Kantor Anwar Firdaus dan rekan, tergugat diduga telah melakukan pembohongan dimana sesungguhnya ada pihak yang tidak hadir tapi dibuat seolah-olah hadir.

“Akte itu disahkan oleh notaris. Dan produk dari pada  akte itulah yang menjadi gugatan kita,” tambah Ansari SH.

Selain menggugat Yenny, penggugat juga menggugat H Sar’i yang perkaranya memang menurut Ansari merupakan satu kesatuan.

Gugatan yang diajukan terkait wanprestasi, sebagaimana nomor perkara 51/Pdt.6/2019/PN.Bjm tanggal 10-6-2019.

Adapun gugatan yang diajukan penggugat terhadap H Sar’i selaku tergugat, karena hutang piutang yang belum dilunasi H Sar’i.

Diutarakan kuasa hukum penggugat pada tahun 2012 saat H Jumberian Noor masih hidup melakukan jual beli saham dengan H Sar’i.

Baca Juga :   SATGAS DARAT Kunci Kendalikan Karhutla

“Kesepakatan dengan klien saya saham dibeli H Sar’i seharga 64 miliar. dan telah dibayar kurang lebih Rp46 miliar.

Nah ada sisanya Rp14 miliar, yang hingga kini belum dilunasi dan kami minta itu dibayar,” jelas Ansari.

Dikatakan,  upaya damai maupun somasi telah pula dilakukan, namun tidak ada tanggapan dari H Sar’i, hingga pihaknya memilih jalur hukum perdata.

“Hingga klien kita meninggal, belum ada dibayari sisa utang tersebut, dan ini yang mengajukan gugatan adalah ahli waris dari Jumberian Noor.

Gugatan ada dua atau terpisah, namun masih dalam satu kesatuan. Karena satu terkait  H Sar’i dalam urusan  hutang piutang yang mana melibatkan notaris

Untuk notaris Yenny kita sudah mempersiapkan bukti-bukti berupa akte tahun tahun 2012, 2014, dan 2018, utang piutang terkait jual beli saham Kuasa Pertambangan di Kalteng,” jelasnya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca