SuarIndonesia – Dua jasad ditemukan pada lokasi berbeda di Jalan A Yani, tepatnya di bawah jembatan eks Dewi dan di kawasan Pangeran Hidayatullah Banjarmasin, Sabtu (2/5/2020).
Pertama sosok pria uang tak diketahui identitas mengapung di Sungai Martapura, masuk kawasan Sungai Baru Banjarmasin Tengah.
Oleh warga langsung dibawa ke kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.
Namun, hingga kini belum ada keluarga yang membaw alulang jasad pria itu dan polisi masih terus mencari data keluarganya.
Di lokasi lain ditemukan seorang sopir pick-up tak bernyawa di Jalan Pangeran Hidayatullah.
Kondisi saat ditemukan, jasad pria itu dalam tertelungkup di depan stir kemudi mobil.
Korban diketahui bernama Tamrin (67) warga Kompleks Kebun Jeruk 3 Nomor 7 RT 12, Kelurahan Berangkas Timur, Kecamatan Alalak, Barito Kuala oleh.
Pihak kepolisian langsung mengevakuasi ke rumah sakit.
Berdasarkan keterangan diperoleh, berawal Supar yang mencarter mobil milik korban untuk mengangkut besi dari Banjarbaru.
Supar mencarter mobil Pick up dari depan Rumah sakit Anshari Saleh untuk mengangkut barang di Banjarbaru.
“Korban sempat berhenti di kawasan Jalan Pangambangan untuk menjemput temannya,” jelas Supar.
Tak selang berapa lama, korban langsung melanjutkan mobil pick up tersebut dengan tujuan Banjarbaru.
Dimana, Supar mengiringi pakai sepeda motor dan baru beberapa saat berhenti, ia kaget melihat Tamrin tiba-tiba ambruk di jok mobil.
“Saat itu berada di belakang dan saya kaget, karena mobil melepas kopling secara mendadak sehingga mobil seperti tersentak,” ujarnya.
Mengetahui sesuatu yang mencurigakan, Supar langsung turun dan melihat korban.
Alangkah terkejutnya ketika melihat kondisi korban keadaan Iemas dengan mulut sedikit mengeluarkan busa.
Oleh warga sekitar mengetahui hal tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsekta Banjarmasin Timur.
“Anggota kita langsung mengamankan lokasi dan menghubungi dinas kesehatan untuk melakukan evakuasi,’ jelas Kapolsek Banjarmasin Timur, Kompol HM Uskiansyah melalui lpda, Hendra Siswanto.
Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari medis penyebab meninggalnya itu

Terpantau, pihak medis dari Puskesmas Kelurahan Pangambangan yang datang ke lokasi dengan membawa Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat.
Dan divantu evakuasi, karena kekurangan personel untuk evakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin.(DO/YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















