Dua Jam Pemenggal Kepala Direkaulang

Dua Jam Pemenggal Kepala Direkaulang

Suarindonesia – Melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) kemudian, Jumat (30/11) penyidik Polres Banjar maupun Polsek Sungai Tabuk melaksanakan rekaulang kasus pembunuhan sadis dengan memenggal kepala korbannya.

Rekalulang di lokasi kejadian di kawasan Lokbaintan Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, dimulai, sekitar pukul 15.30, hingga sekitar dua jam lebih setelah itu, baru selesai.

Pelaku M Safrudin alias Amat (19) dengan tenang memperagakan kasus yang dilakoninya terhadap korban M Rahmadi alias Madi (21), warga Desa Tatah Layap RT 02 RW 01 Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar.

Pengamanan di lokasi cukup ketat dan turut di lokasi Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Sofyan SIK, Kasi Tipidum Kejari Martapura, Apriyadi dan Kapolsek Sungai Tabuk, AKP H Idhit Aditya.

Ada 78 adegan dalam kasus itu dipergakan pelaku warga Desa Sari Barangas Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng).

Mulai pertemuan, membunuh hingga membuang bagian tubuh korban tersebut di kawasan Pulau Bakut, Sungai Barito kabupaten Barito Kuala (Batola).

“Kita laksakan di lokasi agar lebih pas sesuai dengan BAP,’’ kata Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Sofyan.

Tergambar dimulai dari niat jahat yang akan dilakukan Amat.

Di hari kejadian, Amat menjemput Rahmadi ke rumahnya dari arah Liang Anggang, minta ditemani ke Palangka Raya untuk sebuah urusan pekerjaan dengan mengendarai sepeda motor korban.

Memasuki wilayah Jalan Gubernur Syarkawi, Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Selasa (20/11) sekitar pukul 14,00 WITA, pelaku minta berhenti dengan alasan ingin buang air kecil.

Turun dari sepeda motor, Amat menuju ke semak-semak. Namun dia balik lagi dan minta ditemani Rahmadi dengan alasan takut. Rahmadi menemani Amat ke semak-semak.

Lantas bersamaan, dan tragisnya Amat sudah mempersiapkan senjata tajam berupa parang tanpa hulu atau gagang.

Begitu Rahmadi memasuki semak-semak, tanpa banyak bicara pelaku langsung mengayunkan parang.

Namun sempat dilawan korban, dan tebasan pertama mengenai lengan korban hingga robek.

Melihat kondisi korban sudah berdarah, Amat semakin gencar, yang kemudian kembali menyarangkan parangnya hingga mengenai leher korban.

Korban langsung tersungkur dan saat itulah pelaku memenggal kepala korban.

Usai memenggal kepala korban, Amat memasukkannya kepala dengan lumuran darah ke sebuah kresek, kemudian memasukkannya lagi dalam sebuah ransel yang dibawanya.

Adegan berikutnya, setelah puas balas rasa sakit hatinya dan dendam itu, Amat berlalu meninggalkan tubuh korban menuju ke arah Pulau Bakut atau Jembatan Barito.

Disitulah pelaku membuang tas ransel yang berisi kepala korban.

Dan hari berikutnya atas pengakuan pelaku yang tertangkap, petugas kepolisian mengambil bagian tubuh korban yang dibuang itu. (DO/ZI)

 257 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: