DPRD-PEMPROV Kalsel Sepakati KUA PPAS APBD 2021 Rp5,8 Triliun

DPRD-PEMPROV Kalsel Sepakati KUA PPAS APBD 2021 Rp5,8 Triliun

SuarIndonesia  Momentum paripurna dewan dalam memperingatan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-70 ditandai dengan penandatangan kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran KUA) Prioritas Plapon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kalsel tahun anggaran 2021.

Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan Wakil Ketua DPRD Kalsel, Hj Mariana dan Hj Karmila, Kamis (13/8/2020), di Banjarmasin.

Kesepakatan ini tercapai setelah dilaksanakannya rapat bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kalsel, Rabu (12/8/2020), dengan APBD 2021 sebesar Rp5,8 triliun.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengatakan, diibaratkan usia manusia, 70 tahun bukan lagi usia muda, dan Kalsel sudah banyak mengenyam asam garam kehidupulan.

“Artinya sudah banyak pengalaman, persoalan dan ujian yang mewarnai perjalanan Pemprov Kalsel dalam perkembangannya hingga saat ini,” kata Paman Birin, panggulan akrab Sahbirin Noor.

Namun Ia meyakini, Pemerintahan Kalsel sejak dulu hingga saat ini pasti bertekad agar masyarakat Kalsel bisa hidup sejahtera.

“Karena, seluruh rakyat Kalsel patut berbangga dan memberikan penghargaan yang tulus atas jasa dan pengabdian tulus para tokoh pemimpin dan pejuang terdahulu,” tambahnya.

Apalagi di saat ini, dihadapkan dengan wabah Covid-19 yang juga sangat berpengaruh pada perjalanan pemerintahan. “Jadi jangan putus asa berjuang terus membangun Provinsi Kalsel menjadi lebih baik, lebih sejahtera, damai, rukun hidup dalam suasana kebatinan dan pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Paman Birin.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK mengajak hadirin untuk mengenang pengorbanan para pejuang yang membawa kemerdekaan bagi Republik Indonesia yang juga menjadi awal menuju terbentuknya Provinsi Kalsel sebagai Provinsi tertua di Kalimantan.

“Rangkaian peringatan ini sebagai wujud gelora DPRD Provinsi Kalimantan Selatan untuk selalu mengenang para pendahulu yang telah berjasa, berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan sampai kepada pembentukan Provinsi Kalsel,” kata Supian.

Supian mengatakan, DPRD Kalsel akan bergandengan bersama Pemprov untuk fokus pada tantangan krusial yang dihadapi saat ini.

“Harapannya, peningkatan sumber daya manusia (SDM) akan terus digenjot di aspek pendidikan supaya terlepas dari kebodohan. Aspek kesehatan di tengah pandemi ini agar lepas dari Covid-19 dan juga membenahi ekonomi,” tambahnya.

Karena digelar untuk memperingati Hari Jadi Provinsi Kalsel, tak hanya para Wakil Rakyat, Gubernur dan para tamu undangan mengenakan pakaian Adat Banjar, tapi kesenian tarian Banjar dan madihin juga ditampilkan sebelum Rapat Paripurna dimulai. (SU)

 164 total views,  1 views today

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: