DITEMUKAN Kesulitan Terkait Pelunasan PKB karena Banyak Prosedur Dilalui

- Penulis

Kamis, 19 Agustus 2021 - 13:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) yang terus dimaksimalkan pihak Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD), ternyata masih ditemukan kesulitan dengan banyaknya prosedur yang harus dilalui terkait pelunasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kendala tersebut diungkapkan Petugas Progresif UPPD Samsat Batulicin Sihol Boangmanalu, Rabu (18/8/2021).

Sihol Boangmanalu mengungkapkan terkadang masih saja menemukan masyarakat yang mendapatkan kesulitan untuk melakukan pelunasan PKB.

Kami melayani dengan setulus hati, sementara bagi wajib pajak terkadang ada kesulitan karena prosedur seperti itu,” ungkapnya usai menerima kunjungan anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di UPPD Samsat Batulicin.

Diakuinya saat ini pendapatan yang diharapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel masih belum dikatakan maksimal, maka dari itu pihaknya bersama mitra kerja Samsat terus melakukan sosialisasi agar kas daerah bisa tercapai sesuai ketetapan pemerintah daerah setempat.

“Apa yang dilakukan kini belum begitu maksimal sesuai yang diharapkan. Namun kami bersama Jasa Raharja dan kepolisian selalu menginformasikan baik melalui media cetak, online dan sosial media untuk memberitahukan terkait kebijakan keringanan 50 persen ini,” tegasnya.

Baca Juga :   CEGAH STUNTING dari Desa, Nor Fajeri Dorong Penguatan Peran Ibu Hamil dan Kader Kesehatan

Anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi yang menerima laporan adanya kendala tersebut menegaskan agar pelayanan di setiap Samsat di Kalsel bisa lebih dipermudah lagi supaya kedepan pendapatan kas daerah tidak mengalami defisit.

“Diharapkan bisa terpenuhi, karena dari anggaran Pemprov Kalsel sangat jauh, artinya tren menurun. Sehingga saat ini kita sangat membutuhkan sumber-sumber dari pajak tersebut,” ucapnya.

Politisi Partai Golkar karib disapa Paman Yani mengharapkan agar mitra kerja dapat terus saling bersinergi. Hal tersebut bertujuan agar pendapatan asli daerah (PAD) bisa terkejar secara maksimal.

“Jelas bisa membantu memperbaiki perekonomian dan pembangunan bisa kembali dijalankan untuk masyarakat banua di Kalimantan Selatan,” ucapnya. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITETAPKAN Lima Tersangka Karhutla dan 10 Korporasi dalam Penyidikan Polda Kalsel
PENANGANAN KARHUTLA di kawasan Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor Terus Diintensifkan Tim Gabungan
JAJARAN GABUNGAN Do’a Bersama Semoga Korban KM Virgo Segera Ditemukan
SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin
GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla
CAIRAN Surfaktan Disiapkan Polda Kalsel Produksi Jumlah Lebih Banyak
BASARNAS: Hari Kelima Pencarian Posisi Kapal Virgo Semakin Tenggelam
MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 16 September 2026 - 21:17

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 20:53

KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Selasa, 15 September 2026 - 20:32

799.440 Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Senin, 14 September 2026 - 21:12

API Karhutla Diburu Pakai X-Fire

Berita Terbaru

Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar. (detikKalimantan)

Hukum

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:50

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca