DITEGASKAN tak Ada Larangan Ekspor CPO

DITEGASKAN tak Ada Larangan Ekspor CPO

SuarIndonesia – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel memastikan tak ada larangan ekspor Crude Palm Oil (CPO). Pelarangan ekspor hanya berlaku bagi produk Refined, Bleached, Deodorized (RBD) palm olein.

“Yang dilarang adalah RBD,” kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel, Suparmi, di sela Pasar Murah Ramadan di depan kantor Disbunnak Kalsel di Banjarbaru, Rabu (27/4/2022) .

Dengan kepastian tak ada larangan ekspore itu Suparmi berharap para pengusaha membeli tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dari petani dengan harga yang wajar.

Harga TBS umur 13 tahun pada April tadi ditetapkan Rp3.770. Ia berharap isu larangan ekspor CPO tidaj membuat perusahaan menurunkan harga.

Selain itu, dia menuturkan, pihaknya juga secara proaktif bekerjasama dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) untuk mengawasi harga TBS di setiap perusahaan.

“Setiap bulan kami menetapkan harga TBS, tapi hanya untuk sawit pekebun plasma, untuk yang belum saya minta kepada GAPKI, bupati, wali kota dan dinas terkait di daerah bisa memantaunya,” tutur Suparmi.

Dia menambahkan, larangan ekspor produk RBD palm olein sendiri hanya dilakukan pada tiga jenis HS code. Yaitu 15119036, 15119037, dan 15119039.(RW)

 133 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!