Dit Polair Tangkap Kapal Penangkap Ikan Memakai Peledak

- Penulis

Kamis, 11 Oktober 2018 - 20:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Personel dari unit markas Tapanuli Tengah (Tapteng) Dit Polair Polda Sumut mengamankan satu unit kapal penangkap ikan bernama KM Cahaya Abad dengan menggunakan peledak. Kapal itu ditangkap pada Kamis (11/10) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Seperti dilansir dalam kumparan, Kapal ditangkap petugas setelah ada laporan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak pada saat berada di kordinat 01 33′ 200″ N dan 98 41′ 450″ E atau 2 mil arah selatan dari Pulau Tungkus Nasi Kabupaten Tapteng.

Direktur Polair Polda Sumut Kombes Yosi Muhamartha mengatakan bahwa kapal tersebut ditumpangi oleh seorang nakhoda berinisial W dan 7 Anak Buah Kapal (ABK) yang berinisial He, Aw, Sa, TH, HM, RH, dan DS, yang keseluruhannya merupakan warga Kabupaten Tapteng. Kedelapan orang tersebut kemudian ditangkap

“Dalam penangkapan ini, petugas menyita sejumlah barang bukti, yaitu 1 unit kapal ikan KM Cahaya Abadi GT 5 nomor 374/S 69 bermesin Mitsubishi 6 silinder,” kata Yosi saat dikonfirmasi, Kamis (11/10).

“Satu unit sampan tanpa mesin, 1 unit GPS merk Garmin, 1 Sonar merk Garmin, 1 eksamplar dokumen kapal, 1 unit kompresor, 3 gulung selang angin, 4 buah movis selam,” lanjut dia.

Selain itu, petugas juga menyita 4 buah masker selam, 100 buah botol kaca, 1 goni potasium 25 kilogram. Lalu juga 100 butir kep sumbu peledak, 3 kaleng cat warna perak 1 kilogram, 2 ball korek api kayu, 2 bungkus Sio, 1 buah teropong, 1 set tangguk ikan dan 5 buah fiber ikan ukuran 800 kilogram.

Baca Juga :   PLN Kerja Tanpa Henti Kembalikan Keadaan Kelistrikan Kalselteng

Menurut Yosi, penangkapan ikan dengan menggunakan peledak harus ditindaklanjuti secara serius. Sebab, hal tersebut sangat berdampak buruk terhadap ekosistem dan biota laut yang dapat merusak terumbu karang dan kelangsungan hidup ikan ikan di laut.

“Praktik pengeboman ikan di laut bukan saja merusak lingkungan hidup sekitar tapi juga sudah banyak menelan korban,” ucap Yosi.

“Para nelayan yang kehilangan sebagian anggota tubuh seperti tangan dan kaki puntung, karena ledakan bahkan ada yang sampai meninggal dunia,” pungkasnya. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
AKSI MEMANAS, Pagar Rumah Banjar Roboh
KARHUTLA Dua Titik Lokasi Rawan di Banjarbaru, Kapolda Kalsel Langsung Turun
KAWANAN BEKANTAN Keluar dari Habitatnya Menuju Area Dekat Jalan Raya A Yani Km 17 Gambut
1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan
11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:19

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29

DRY ICE tidak untuk Padamkan Api tapi Mengurai Kabut Asap Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:03

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:14

KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan saat Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jiexpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara/Fauzan)

Nasional

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:19

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria menyampaikan pidato dalam acara

Nasional

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:04

Petugas saat menggiring Kepala BKSDA Kalsel berinisial AGK bersama dua orang lain menuju mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Banjarbaru, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara)

Headline

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca