Suarindonesia – Vaksinasi Massal Tahap 2 dimulai Rabu (3/3/2021) di Gedung Mahligai Pancasila.
Sasarana vaksinasi covid-19 bagi masyarakat Kalsel di tahap 2 ini berjumlah 174.574 orang.
Pajabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, menjelaskan cara menghentikan pandemi covid hanya 2 yakni pertama ditemukan vaksin dan kedua virus melemah dengan sendirinya.
Semua orang diberikan vaksin menurut Safrizal salah satu cara mengakhiri pandemi covid.
“Targetnya 70 persen komunitas memiliki kekebalan. Misalnya penduduk Indonesia 270 juta jiwa maka sekitar 180 juta jiwanya harus divaksin.
Vaksin harus dilakukan sehingga imunitas diperoleh secara serentak dan dalam tempo yang tidak terlalu lama.
Vaksin itu imunitas buatan maka daya tahan imunnya juga terbatas dari 6 sampai 12 bulan tergantung kondisi tubuh masing-masing.
“Jika perbedaan waktu imunitas terlalu lama maka covid tidak hilang. Oleh sebab itu head imuniti harus secara bersamaan,” bebernya.
Sementara itu, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kalsel, HM. Muslim, menambahkan vaksinasi tahap pertama dengan sasaran tenaga kesehatan (nakes) berjumlah 27 ribu orang sudah mencapai 93 95 persen.
Sasaran vaksinasi tahap 2 termin pertama berjumkah 39.900 orang. Sasaran 52,4 persen di antara lansia dan 47,6 persen lainnya kelompok pelayanan publik.
“Tahap kedua ini sasaran di Kalsel berjumlah 174.574 orang. Pada minggu kedua Maret datang lagi vaksin sehingga jumlahnya keseluruhan dengn termin pertama 174.575 orang,” pungkasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















