DILAKSANAKAN Kajian Awal Studi Kelayakan Kereta Bandara

- Penulis

Minggu, 14 Februari 2021 - 21:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pada tahun ini Pemrov Kalsel mulai melaksanakan kajian awal studi kelayakan atau pra fisibility studi (FS) rencana pembangunan rel kereta api yang terkoneksi dengan Bandara Syamsudin Noor.

Kepala Bidang Ekonomi dan Pembangunan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kalsel, Kemas A Rudi Indrajaya, mengatakan pihaknya akan melaksanakan kajian rencana rel kereta api bandara tersebut.

Ia menyebut terdapat enam wilayah yang menjadi kawasan skala prioritas kajian. Keenam wilayah tersebut Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut (Tala), Barito Kuala (Batola), dan Tapin.

“Kegiatan kajian kereta bandara ini tidak mencakup 13 kabupaten/kota, tetapi hanya 6 wilayah saja di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Terpisah, dijelaskan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira, sebelum melangkah lebih jauh terakit rencana pembangunan tersebut terlebih dahulu dilaksanakan pra FS atau kajian awal studi kelayakan.

Disebutkannya, dari kajian awal studi kelayakan tersebut bakal diketahui apakah dilanjutkan kajian studi kelayakan.

Baca Juga :   PULIHKAN KESADARAN HUKUM, Polda Kalsel Gandeng BAPAS Kelas I Banjarmasin

“Dari kajian awal tersebut bakal diketahui apakah proyek terseut layak dibangun.

Jika memang layak diangun maka dilakukan studi kelayakan yang lebih mendetail lagi.

Melalui studi kelayakan juga akan diketahui kemungkinan proyek dibangun menggunakan APBD, APBN, ata KPBU (kerjasama pemerintah dengan badan usaha).

Biaya studi kelayakan itu cukup mahal, makanya dilakukan kajian awal studi kelayakan terlebih dahulu,” ujar Fajar, Minggu (14/2).(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WARTONO MUNDUR dari Wawali Banjarbaru
AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:54

AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Selasa, 3 November 2026 - 15:42

PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan

Selasa, 3 November 2026 - 01:11

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 November 2026 - 16:18

TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:37

RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05

Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Nasional

INOVASI DUMAKRON Diujicobakan dalam OMC di Kalimantan

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:52

Sebanyak 599 pil ekstasi yang diduga akan diedarkan ke sejumlah tempat hiburan. (Foto: detikKalimantan/sigit p)

Kalteng

JARINGAN EKSTASI Antarprovinsi Terendus

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:21

Ilustrasi krisis air dan kekeringan. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

KRISIS AIR, Ribuan Hektare Lahan Pertanian Mengering

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:16