SuarIndonesia –Dikeluhkan lokasi pembuatan SIM jauh bagi masyarakat Kota Banjarmasin, dan ini pula oleh Kapolresta salah satunya disidak (inspeksi mendadak)
Sementara itu, Sidik, salah satu masyarakat , mengeluhkan jauhnya jarak untuk mereka yang ingin membuat SIM.
Menurut Sidik, jarak menjadi kendala utama, hal ini merupakan alasan dan pemicu sebagian orang akhirnya memilih jalur yang salah, yaitu jasa oknum calo.
“Jarak yang terlalu jauh yang hikin sebagian orang itu malas, hal ini bisa men-trigger kemungkinan munculnya oknum-oknum calo yang tarifnya bisa mencapai ratusan ribu,” pungkas Sidik.
Menidaklajuti itu, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana A. Martosumito, sidak di Satuan Penyelenggaraan Administrasi SIM, Jalan A. Yani Km 21, Landasan Ulin, Banjarbaru, pada Jumat ( 18/8/2023 ).
Sidak berdasarkan atas adanya keluhan dari masyarakat. yang bisa menjadi polemik dan keresahan ini diantaranya, lokasi pembuatan SIM terlalu jauh bagi masyarakat Kota Banjarmasin yang harus menempuh jarak puluhan kilo meter.
Pada saat itu, menginspeksi ruangan dan sistem kerja, Kapolresta bertemu dengan salah satu pria paruh baya yang sedang duduk di salah satu ruangan.
Pria paruh baya tersebut sudah menunggu sekitar 30 menit untuk pembuatan SIM, dirinya terlihat berada di ruangan tanpa didampingi satupun petugas dan ini merupakan kedatangannya yang kedua kalinya.
“Hal seperti ini seharusnya tidak menjadi kendala berarti bagi petugas. Pelayanan seperti ini jelas bukan merupakan standar yang ditetapkan oleh Polri, apalagi kalau sampai masyarakat harus dibikin menunggu selama itu padahal tidam ada antrian.” ujarnya
Sebelum mengakhiri, Kapolresta menegaskan bahwa pelayanan yang baik merupakan cerminan dari sebuah ketulusan, hal tersebut hendaknya tetap ditanamkan.” Layani masyarakat harus sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku, wajib,” ujarnya. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















