DIHENTIKAN Tim SAR Pencarian Penumpang Kapal Jatuh di Laut Sampit

- Penulis

Rabu, 23 April 2025 - 21:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Lapangan Pos SAR Sampit Ridwan. (Foto: ANTARA/Devita Maulina)

Koordinator Lapangan Pos SAR Sampit Ridwan. (Foto: ANTARA/Devita Maulina)

SuarIndonesia — Tim SAR gabungan menghentikan pencarian seorang penumpang KM Dharma Ferry VI yang diduga jatuh ke laut sekitar muara Sungai Mentaya menuju Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

“Terkait pencarian penumpang kapal tersebut sudah kami hentikan pada Senin (21/4). Namun kami tetap melakukan pemantauan apabila nanti ada tanda-tanda yang mengarah ditemukannya korban, maka operasi SAR akan dilanjutkan kembali,” kata Koordinator Lapangan Pos SAR Sampit Ridwan di Sampit, Rabu (23/4/2025).

Ia menyampaikan pencarian dilakukan sejak diterimanya informasi adanya seorang penumpang kapal yang diduga jatuh ke laut pada 15 April 2025. Korban diketahui bernama Riski Adi Saputro (29) asal Kabupaten Tulungagung.

Pencarian ini melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri atas Pos SAR Sampit, BPBD Kotawaringin Timur, TNI AL (Posbinpotmar Samuda), Polairud, KSOP Kelas III Sampit dan Tagana.

Pencarian dilakukan setiap hari selama 6-7 jam per hari dengan radius pencarian terjauh mencapai tujuh mil dari lokasi yang dilaporkan. Namun, hingga hari ketujuh upaya pencarian tak kunjung membuahkan hasil.

Sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, jika memasuki hari ketujuh dan tidak ada tanda-tanda ditemukan korban serta dirasa tidak efektif maka operasi SAR dihentikan.

“Selain menyusuri set area yang ditentukan, kami juga menginformasikan kepada nelayan dan kapal-kapal yang berlabuh di sekitar area pencarian, namun tak ada tanda-tanda ditemukan korban, sehingga kemarin sekitar pukul 4 sore pencarian kami hentikan,” bebernya.

Baca Juga :   PEMBENTUKAN Batalyon C Pelopor Satbrimob, Begini Penekanan Kapolda Kalsel

Ridwan mengakui dalam operasi SAR ini ada sejumlah kendala yang dihadapi, mulai dari set area yang semakin luas, tidak sebanding dengan peralatan SAR yang terbatas hingga kondisi cuaca yang berubah-ubah, meski begitu pihaknya telah melakukan upaya optimal.

Berdasarkan pengalaman pihaknya, ketika seseorang tenggelam, khususnya orang dewasa, biasanya dalam kurun waktu 30-36 jam tubuh korban akan muncul ke permukaan atau mengapung.

Hal ini terjadi karena adanya proses pembusukan yang menyebabkan produksi gas dalam tubuh dan gas inilah yang membuat tubuh itu mengapung.

Lalu ketika gas tersebut telah keluar sepenuhnya dari tubuh atau pecah badan, maka tubuh tersebut akan kembali tenggelam dan tidak akan muncul lagi, sehingga kemungkinan ditemukan akan sulit.

Di samping terjadi secara alami, proses keluarnya gas ini bisa dipengaruhi faktor eksternal, seperti luka pada tubuh atau karena disebabkan hewan sekitar.

“Proses keluarnya gas dari tubuh ini berbeda-beda, tapi biasanya jika terdapat luka maka proses itu akan lebih cepat. Jadi lama atau tidaknya mengapung itu tergantung tubuh korban,” kata Ridwan., dilansir dari AntaraNewsKalteng. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi
AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong
PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi
DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca