DIDI GUNAWAN, “Wartawan Sepenuh HatiI”

- Penulis

Sabtu, 20 April 2024 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Noorhalis Majid

Kalau ada daftar deretan wartawan yang sangat mencintai profesinya sepenuh hati, bekerja dan menggeluti dunia kewartawanan dengan segenap jiwa raga, maka aku akan daftarkan nama engkau sebagai salah satu deretan wartawan tersebut.

Sebab wartawan yang seperti itu tidak mudah. Harus mau dan mampu melawan arus, tidak tergoda berbagai tawaran “pragmatisme” yang mematikan kewarasan, idealisme dan daya kritis, bersamaan itu mesti terus meningkatkan kapasitas, agar segala yang diwartakan memiliki bobot dan mencerdaskan, sekaligus mencerahkan pembacanya.

Aku melihat dan menyaksikan, engkau mampu melakukan itu, walau terkadang harus “terkapar’ dipukul arus besar arogansi, yang memaksa daya kritis lumpuh, bahkan mati tak berdaya.

Tulisan-tulisan yang engkau buat, tidak asal, namun dirangkai data dan analisa, yang didapat dengan cara tidak mudah, diperkuat argumen berimbang dari para narasumber berkualitas, sehingga setiap warta yang disampaikan mengajak berpikir, bahkan tanpa sadar menggerakkan perubahan.

Belakangan engkau menyukai sejarah, sehingga banyak informasi lama yang begitu berharga diaktualkan kembali melalui narasi yang menarik, memaksa menoleh masa silam yang banyak memberi pelajaran dan hikmah, di tengah surplus argumen yang a-historis dan tidak mempedulikan nilai.

Engkau benar-benar menjaga dunia “kewartawanan” sebagai pilar demokrasi, di tengah arus pemujaan kekuasaan yang memanipulasi demokrasi sekedar alat menyuburkan kerakusan. Dengan sikap seperti itu, engkau menempatkan diri sebagai “aktivis” yang memaksa dirinya terus peduli berbagai hal untuk disuarakan.

Jalan kewartawanan yang sepenuh hati memang tidak mudah, terkadang harus mengalahkan kesehatan dan kenyamanan tubuh, karena dipaksa melawan kantuk, lelah, panas, bising, sakit dan lain sebagainya. Bahkan harus kuat berhadapan dengan tekanan, paksaan, dan hinaan “amplop”.

Engkau tegar menghadapi itu semua dan berhasil menjadi pribadi berbeda. Mudah-mudahan setiap huruf, setiap kata, setiap kalimat, setiap paragrap, dan setiap lembar tulisan yang sudah dibuat, menjadi amal jariah yang pahalanya terus mengalir menemani engkau, bersama orang-orang yang dimuliakan Allah.

Mohon maaf beribu maaf, karena jarak yang begitu jauh, hanya dapat menghantarkan kepergian engkau dengan tulisan ini. Aku bersaksi, engkau pribadi yang sangat baik. (*)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA Kalimantan “Alarm Keras” Jangan Hanya Padamkan Api, Periksa Tata Kelola
SPIRITUALITAS AGUSTUSAN, Semangat Huma Betang dan Masa Depan Gerakan Sosial Dayak
Mengapa Gugatan Terhadap PLN Diajukan ke PTUN ?
MENGAPA Gerakan Dayak Harus Bersatu
Memelihara Harapan, Catatan Hendry Ch Bangun
PEMERINTAH, Gaduh Oleh Ulah Sendiri
MELAYANI dengan Kearifan Lokal, Bertumbuh di Era Digital
PENGADAAN MOBIL Listrik yang “Menyengat” Warga Miskin

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:24

DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Api membakar lahan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:47

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca