DIDESAK Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Banjar

- Penulis

Selasa, 27 Desember 2022 - 14:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Didesak untuk segera tetapkan tersangka atas perkara dugan korupsi dalam perjalanan dinas di DPRD Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pasalnya, dirasa sudah cukup lama dalam perkara yang kini ditangani jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Sisi lain tuntut penyidik Kejari, untuk transparan dalam penanagannya dan berharap bisa tuntas dengan adanya tersangka jika ini semua memang terbukti adanya dugaan dimaksud.

“Kita pasti akan turut melakukan pengawasan dalam kasus dugaan korupsi ini.

Untuk itu kita menuntut jajaran Kejari transparan terkait proses penanganan perkara,” ujar A Husaini, Ketua Ketua KAKI (Komite Anti Korupsi Indonesia)  yang merupakan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di Kalsel.

Semua pada orasinya pada aksi demo di Kejari Kabupaten Banjar, Selasa (27/12/2022).

Massa saat itu dihadapi langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banjar, Muhammad. Bardan SH MH dan jajarannya.

Diketahui, setelah terkuak perjalanan dinas dewan jilid 1, dan kembali mencuat kasus sama pada perjalanan dinas jilid 2.

Pada bagian lain massa berharap dalam perkara ini tuntas, jangan sampai nasibnya menjadi tidak jelas sebagaiman perkara perjalanan dinas jilid I pada periode Angota DPRD Kabupaten Banjar 2015-2019.

“Dalam perkara jilid 2 ini segera tuntaskan jangan sama nasibnya seperti kasus sebelumnya.

Kita akan memantau proses penanganan perkara dan semua kita percayakan dan yakni pada penyidik Kejari segera tetapkan tersangkanya,” ujar Husaini, yang kerab melakukan aksi serupa di Gedung KPK, Mabes Polri dan instansi Pemerintahan di Pusat.

Baca Juga :   BRIMOB tidak Hanya Melaksanakan Tufoksi, Ada Tambahan Sesuai Asta Cita Presiden Prabowo

Aksi massa juga dilakukan di Kantor BPKP Perwakilan Kalsel.“Kami tahu saat ini pihak BPKP Perwakilan Kalsel sedang melakukan audit investigasi atas perkara perjalanan dinas ini.

Kami minta, jika nantinya hasilnya menunjuk pada tindakan pidana korupsi maka kejaksaan harus menindaknya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Husaini lagi, yang disahuti oleh massa setujuu….!!

Kemudian massa juga meminta kepada pihak Kejari Banjar melaksanakan ekspose terbuka jika nanti kerja audit investigasi BPKP sudah selesai dilaksanakan.

Sedangkan Kajari Banjar, Muhammad  Bardan, yang menemui massa aksi menengaskan pihaknya komitmen untuk menuntaskan perkara tersebut.

“Kita tunggu saja apa nanti hasil audit investigasi yang dilakukan BPKP Kalsel, dan akan disampaikan secara terbuka

Saat ini ada sekitar tiga ribu-an lembar berkas perkaranya yang tengah pihaknya teliti,” ujar Kajari.

Diketahui, selain kasus dugaan perjalanan dinas ke luar daerah dugaan fiktif, ada pula dugaan perjokian pada kasus pertama.

Dimana disebut sebut dugaan taksiran merugikan keuangan negara Rp 5 miliar dari pagu anggaran tahun 2015 sebesar Rp 16,3 miliar.

Dan anggaran tahun 2016 dan 2017 masing -masing sebesar Rp 24 miliar hingga muncul lagi pada kasus sama pada perjalanan dinas yang disebut jilid I2 ini dengan anggaran tak sedikit yang “terkuras”. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka
DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan
KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah
DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08

“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:31

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Berita Terbaru

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, saat menghadiri konferensi pers pengungkapan barang bukti narkoba yang digelar Polda Kalsel, Kamis (18/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca