DIDATANGI SEKDA, Pemilik Feri Alalak Tagih Janji Wabup Batola

- Penulis

Rabu, 10 Februari 2021 - 23:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Pemilik kapal feri penyeberangan Alalak-Berangas, H Ranissa akhirnya ditemui oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala, yakni Abdul Manaf yang merupakan Sekda Kabupaten Batola.

Manaf menjelaskan bahwa kedatangannya tersebut bertujuan untuk mengakhiri polemik yang terjadi akibat jawaban Wakil Bupati Batola, Rahmadian Noor atas pertanyaan netizen yang membuat owner feri itu tersinggung.

“Kedatangan saya ke sini mewakili Pak Wakil Bupati yang hari ini berhalangan untuk hadir menemui pemilik feri,” ucapnya pada awak media, Rabu (10/2/2021) siang.

Menurutnya, Wabup Batola sendiri tidak bermaksud untuk menyinggung atau membuat statement yang akhirnya menimbulkan polemik dan berimbas pada operasional kapal penyeberangan.

Bahkan, ia menambahkan, Wabup Rahmadian Noor sudah mengetahui tujuan dari operasional feri tersebut untuk membantu proses distribusi logistik antar daerah.

Sekda Manaf membeberkan kalau Wabup Rahmadian, akan secepatnya datang, usai rapat RUPS di Hotel Rattan Inn selesai.

“Semoga kesalahpahaman ini cepat berakhir. Karena Pak wakil bupati tahu betul kalau H Rani (Rannisa) ini banyak membantu untuk melancarkan arus lalu lintas,” pungkasnya.

Kedatangan Sekda Batola itu disambut baik oleh pemilik PT Ranissa Delapan Tiga Satu. Tanpa mengurangi rasa hormat ia bersedia menemui Sekda Batola yang sengaja datang untuk menemui Ranissa.

Kendati demikian, ia mengaku belum puas dan menyayangkan bahwa bukan pejabat yang bersangkutan yang datang menemui dirinya.

“Kita hanya minta sikap gentleman dari Wabup Batola. Karena beliau yang membuat janji untuk bisa datang sendiri ke kantor saya untuk meminta maaf,” ujarnya

Bahkan, kata pria yang akrab disapa Rani itu, jika Rahmadian tak kunjung datang, bisa saja dia memperpanjang persoalan yang sudah membuat harga dirinya terluka.

“Kalau beliau tak datang langsung untuk minta maaf bukan tak mungkin saya bisa tuntut beliau atas pencemaran nama baik di media sosial,” tukasnya.

 

 

Walaupun masih merasa geram lantaran tidak ditepatinya janji bertemu, Rani akhirnya tetap kembali mengoperasikan LCT miliknya sebagai feri penyeberangan truk di Sungai Alalak.

“Ini kita lakukan karena alasan kemanusiaan. Saya tahu benar rasanya jadi supir, karena saya juga pernah jadi sopir. Saya tahu rasa capeknya. Kalau saya menuruti ego, kasihan para sopir, ada yang sampai tidur di pinggir jalan, bahkan ada yang uang sakunya habis,” tandasnya.

Ia menambahkan, bahwa feri miliknya tersebut sudah mulai beroperasi sejak Rabu pagi. “Dalam sehari, sarana alternatif penyeberangan mobil angkutan rute Banjarmasin-Batola milik kita bisa menyeberangkan hingga 400 mobil,” tutupnya.

Baca Juga :   MASUK GERBONG ROTASI Empat Kajari di Wilayah Kalsel

Sebelumnya diketahui, sejak kemarin siang, aktivitas penyeberangan kapal feri penyeberangan truk angkutan di alalak tak nampak lagi.

Rupanya hal tersebut terjadi lantaran pemilik kapal yakni H Ranissa merasa tersinggung dengan statement yang dikeluarkan oleh Wakil Bupati (Wabup) Barito Kuala (Batola), Rahmadian Noor.

Owner PT Rannisa Delapan Tiga Satu itu membeberkan bahwa pihaknya keberatan dengan pernyataan Wabup Batola yang menulis kalimat “bila jembatan sudah jalan maka ferry Berangas tidak diperlukan lagi” dalam menjawab pertanyaan warga melalui media sosial.

Jawaban tersebut kemudian diposting oleh netizen yang belum diketahui nama akunnya itu ke story instagram.

Karena alasan itulah pihak perusahaan yang memiliki dua kapal LCT yang menghubungkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Batola itu menghentikan layanan penyeberangannya.

Akibatnya, tumpukan truk angkutan barang dengan tujuan Batola, dan Kalimantan Tengah kembali mengular hingga Jalan S Parman, Banjarmasin.

Ketika dikonfirmasi, pria dengan sapaan H Rani itu mengaku bahwa penghentian operasi penyeberangan tersebut sudah melakukannya sejak siang kemarin.

“Mulai tengah hari kita hentikan operasional penyeberangan karena ada pernyataan dari Wabup Batola yang tidak enak dibaca,” ungkapnya saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Selasa (9/2) malam.

Menurutnya pernyataan tidak dibutuhkan lagi itulah yang membuat pihaknya memutuskan untuk memberhentikan penyeberangan.

“Bahasa tidak dibutuhkan lagi itulah yang membuat kami tersinggung. Lebih baik berhenti sekarang,” imbuhnya.

Padahal, ia merasa operasional kapal penyeberangan yang ia sediakan tersebut sifatnya adalah membantu para sopir truk angkutan agar proses distribusi logistik bisa tetap berjalan lancar.

“Jadi upaya yang selama ini kami lakukan dalam membantu penyeberangan dianggap apa. Boro-boro terimakasih, ini terkait harga diri,” cetusnya.

Ia mengaku bahwa pihaknya bersedia kembali membuka jasa penyeberangan, namun dengan catatan Wabup Batola harus datang dan meminta maaf secara langsung.

“Kami bisa saja menghentikan penyeberangan selamanya kalau tidak minta maaf,” tandasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GANDENG Polda Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel Sosialisasi “Risk Assessment”
PROYEK Strategis Daerah Anggaran Infrastruktur 2027 Dibahas DPRD Kalsel dan Dinas PUPR
WARTONO MUNDUR dari Wawali Banjarbaru
AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:05

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 November 2026 - 21:45

WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05