SuarIndonesia – Persemaian bibit yang dilaksanakan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Barito Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, didukung pendanaan yang cukup besar.
Dalam satu tahun anggaran yang tersedia sebesar Rp2, 2 miliar. Dari dana tersebut bisa menghasilkan bibit tanaman sebanyak 2, 250 juta batang setahun. Bibit tersebut akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Kepala BPDASHL Barito, Zainal Arifin menjelaskan, revitalisasi persemaian permanen ini dimanfaatkan agar generasi milenial mendapatkan edukasi pembibitan dan mendukung Revolusi Hijau di Kalsel.
“Kami mendukung program Revolusi Hijau yang digerakkan Gubernur Kalsel melalui Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel dengan kapasitas persemaian produksi 1 juta batang pertahunnya yang diberikan gratis kepada masyarakat,” jelas Zainal Arifin yang saat ini tengah melakukan pengembangan tanaman bambu di Persemaian Permanen “Keren” Banjarbaru.
Persemaian milik BPDAS-HL tersebut mendapatkan apresiasi dari Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor. Dikatakan Sahbirin, persemaian tersebut sejalan dengan gerakan revolusi hijau milik Pemprov Kalsel.
Dijelaskan Paman Birin, tujuan digalakkan revolusi hijau tersebut demi menjaga lingkungan ke depan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















