DETEKSI WILAYAH Rawan Bencana dan Harus Sigap

- Penulis

Sabtu, 31 Desember 2022 - 01:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Tentunya semua pihak terkait diingatkan selalu memantau dan cepat tanggap pada yang terdeteksi wilayah rawan bencana alam dan lainnya.

“Karena dari hasil prakiraan prediksi BMKG dari bulan November 2022 hingga Februari diberbagai wilayah Indonesia berpotensi terjadi cuaca ektrim, dan kita semua di Kalsel tetap waspada,” kata Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, mewaliki Kapolda, Irjen Pol Andi Rian Djajadi pada apel pasukan dihadari Forkopinda di halaman Mapolda, Jumat (30/12/2022).

BMKG sebut, seperti hujan hebat, angin kencang dan pasang surut air laut.

Dengan kondisi tersebut tentunya dapat menyebabkan dampal berupa bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, puting beliung dan gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktifitas bahkan keselamatan jiwa masyarakat.

“Kita ketahui, intensitas curah hujan dan pasang surut air sungai di wilayah provinsi Kalsel saat ini telah terjadi peningkatan.
Tentua menjadi atensi kita bersama untuk berupaya dan berusaha mengantisipasi dengan kesiapsiagaan,” jelasnya.

Baca Juga :   PENGACARA TAK TAHU Dimana Sahbirin!, 'Mungkin Hanya Tenangkan Diri'

maka melalui langkah awal berupa pelaksanaan apel kontijensi penanganan bencana alam ini upaya mengantisipasi maupun terhadap penanganan bencana alam yang mungkin akan terjadi di wilayah Kalsel.

“Diperluakan adanya langkah yang komprehensif dan sinergis dan jika bisa mengungsi dari kawasan rawan bencana alam agar tidak ada tataran preventif, dengan patrol korban jiwa,” jelasnya.

Sehingga “early warning: bila terjadi bencana.“Pada saat terjadi bencana alam tentunya harus cepat dan tanggap untuk menolong masyarakat.

SAR terbatas serta mengamankan harta benda yang ditinggalkan secara dengan bersinergi bersama pemerintah daerah, TNI dan seluruh stakehoklder,” tutup Wakapolda. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi
LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin
BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 22:04

DIGEREBEK Tambang Emas Ilegal di Tahura Sultan Adam, Situasi Sempat Tegang

Rabu, 1 April 2026 - 20:52

STOK BBM Indonesia Aman karena Punya Sumber Minyak Baru

Berita Terbaru


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyusuri lorong Gudang Bulog Panaikang untuk memastikan secara langsung kondisi dan stok beras nasional di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026). (Antara/Harianto)

Bisnis

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Minggu, 5 Apr 2026 - 22:02

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca