Demo Mahasiswa di DPRD Kalsel Sempat Ricuh

- Penulis

Jumat, 14 September 2018 - 19:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Foto: Puluhan Mahasiswa Demo di Kantor DPRD Kalsel

Suarindonesia – Demontrasi Aliansi Mahasiswa Kalimantan Selatan di gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan berujung ricuh, Jumat (14/9/2018) siang. Kurang lebih sekitar 40 mahasiswa berhasil memasuki gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Pada aksi tersebut, massa mahasiswa naik pitam lantaran tidak ada satu anggota dewan pun yang berada di Kantor DPRD Kalsel tersebut.

Alhasil, kericuhan pun terjadi. Seluruh papan nama anggota DPRD Kalsel yang berada di meja rapat dilempar habis ke lantai. Aksi saling dorong pun terjadi antara pihak Mahasiswa dan Polresta Banjarmasin. Dengan cepat, Pihak kepolisian Polresta Banjarmasin langsung mengamankan dan membawa puluhan mahasiswa yang melakukan aksi tersebut ke Mapolresta Banjarmasin.

Mahasiswa tersebut, menuntut pemerintah untuk segera mengambil keputusan agar rupiah menguat lagi. Mereka mengutarakan kekecewaannya atas melemahnya rupiah hingga mencapai Rp15.000 per dollar.

Dengan melemahnya rupiah terhitung sejak 5 September 2017 sampai 13 September 2018 nilai tukar rupiah mengalami penurunan drastis dari Rp13.154 sampai Rp14.841.

Baca Juga :   TERUNGKAP dari PT Hasfanuba Salahi Kontrak, Harusnya Mengirim Limbah Medis ke Banten

Belum lagi selesai satu permasalahan ditambah lagi oleh masalah lainnya yang mengakibatkan berbagai macam kebijakan buruk bermunculan, sehingga berdampak negatif seperti, dijualnya aset PT Pertamina, utang luar negeri mencapai 5,336 triliun, melonjaknya impor, subsidi BBM dicabut, naiknya harga bahan pokok, langkanya elpiji, banyaknya TKA di Indonesia, dan parangan suara azan menggunakan pengeras suara.

Aliansi Mahasiswa Kalimantan Selatan juga mengeluarkan sejumlah tuntutan, di antaranya, meminta presiden mundur, menteri perekonomian memperkuat keadaan ekonomi negara, menurunkan harga BBM, menstabilkan harga eceran tinggi elpiji, memperbaiki kualitas bahan dalam negeri, meminta menteri agama diganti, menghapuskan perpres no 20 tahun 2018 tentang tenaga kerja asing, dan minta TNI/Polri tetap netral dalam menghadapi pemilu. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain
TERBONGKAR ! SPBU di Jalan Pramuka Diduga Jual Pertalite Bersubsidi Secara Ilegal, Lima Orang Tersangka
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
KETAHANAN PANGAN, Dewan Kalsel Dorong Penguatan Sektor Peternakan dari Hulu ke Hilir

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:03

KEMENHAJ: 245 Kloter Gelombang I Sudah Diberangkatkan ke Tanah Air

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:36

PALU DIGUNCANG GEMPA Tektonik Magnitudo 6,7

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:35

KASUS KUOTA HAJI: KPK Periksa Fuad Hasan Pekan Depan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:27

RUPIAH Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:05

KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:40

KORUPSI MBG: Kejagung Tetapkan Tersangka Keempat

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:32

MENDAGRI TITO: Ide Kepala Daerah dapat Bonus dari PAD

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan menyisir perairan di lokasi kecelakaan kapal untuk mencari korban hilang di perairan Desa Labuan Mas, Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (17/6/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:48

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Hukum

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:41

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca