SuarIndonesia – Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM.Lutfi Saifuddin mengatakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sekolah Kalsel mengalami kenaikan pada tahun mendatang.
“Alhamdulillah kita mengalami peningkatan DAK 2023 untuk menunjang dunia pendidikan,” ucapnya, Rabu (25/5/2022)
Menurut Lutfi, pada tahun sebelumnya sistem yang dilakukan pada penggunaan DAK Sekolah melalui lelang namun untuk sekarang diusulkan ada perubahan yakni DAK dilakukan dengan sitem swakelola.
“Gayung bersambut dengan dinas agar dilakukan swakelola pada penggunaan DAK sekolah tahun akan datang,” ujarnya
Lanjut Lutfi, swakelola tersebut di serahkan kepihak sekolah dan komite sekolah, yang termasuk infrastruktur, dan yang lainnya.
“Saran kita tak perlu menggunkan pihak ketiga cukup klik e catalog maka akan muncul penggunaan dana, dan ini bisa lebih cepat,”katanya
Isu yang beredar ujar Lutfi, untuk DAK pada 2023 mendatang akan mengalami refocusing dari pemerintah pusat, hal teraebut semoga tak terjadi.
“Rencananya pada 29 mei 2022 mendatan, komisi IV dan Dinas Pendidikan Provinsi akan ke Kementrian Pusatuntuk memastikan Dak tersebut senilai 115 M,”bebernya
Adapun DAK Sekokah tersebut akan dibagi dalam tiga bidang, yakni SMA, SMK dan DIKSUS.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov Kalsel Madun menjelaskan, adanya peningkatan DAK Sekolah itu merupakan atas dasar laporan yang baik dalam menunjang pendidikan.
“Misal untuk SMA dari 43 M naik menjadi 50 M, dan SMK dari 62,900 M naik menjadi 70 M, sedangkan untuk Pendidikan Khusus dari 10 M jadi 20 M, tidak lain untuk memajukan fasilitas dalam menunjang pendidikan,”ujarnya
Pealokasian DAK sekolah menurut Madun akan dibagi dilihat laporan dari sekolah masing masing, dapodik (bangunan rusak) dan pengajuan proposal.
“Termasuk sekolah yang terisolir dan swasta asalkan laporannya bagus dan sesuai,” katanya (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















