COMMAND CENTER untuk Pengawasan Kopdes Merah Putih

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 19:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ruang command center di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin (15/12/2025). (ANTARA/Shofi Ayudiana)

Suasana ruang command center di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin (15/12/2025). (ANTARA/Shofi Ayudiana)

SuarIndonesia — Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pembentukan pusat kendali atau command center di kementeriannya merupakan langkah percepatan digitalisasi, khususnya memperkuat pengawasan koperasi desa/kelurahan merah putih.

Dalam peresmian command center di Jakarta, Senin (15/12/2025), ia mengatakan ruang pusat kendali itu hadir sebagai pusat sistem informasi dan pengawasan operasional koperasi, khususnya kopdes merah putih.

Ruangan ini mengintegrasikan data dari berbagai instansi, termasuk Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), guna mendukung percepatan pembangunan fisik, pembiayaan, pengembangan koperasi secara menyeluruh.

“Kami mendapatkan mandat untuk mempercepat transformasi koperasi agar lebih kompetitif dan berkembang, agar koperasi dapat mengejar ketertinggalannya dibandingkan dengan BUMN dan badan usaha swasta,” kata Menkop mengutip AntaraNews, Senin (15/12/2025).

Ferry mengatakan salah satu fokus utama transformasi adalah digitalisasi. Dengan memanfaatkan teknologi, Kemenkop berharap dapat meningkatkan pelaporan dan pengawasan koperasi secara lebih efektif.

Oleh karena itu, ia menekankan digitalisasi menjadi kunci agar dirinya bisa berinteraksi langsung dan melakukan pemantauan secara lebih intensif.

Ia menambahkan command center juga dilengkapi dengan early warning system untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini, sehingga langkah preventif dapat segera diambil.

“Kami ingin koperasi yang bermasalah bisa diatasi sedini mungkin, agar tidak berdampak luas,” ucapnya.

Menurutnya, melalui command center, Kemenkop juga bisa memantau secara real-time proses pelatihan dan kegiatan usaha koperasi, baik kopdes merah putih maupun koperasi-koperasi lain yang sudah ada.

Baca Juga :   BANK KALSEL Perkuat Sinergi dengan REI, Realisasi FLPP Capai 496 Unit

Ferry juga mengungkapkan bahwa command center akan terintegrasi dengan kementerian dan lembaga lain, termasuk Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kejaksaan Agung (Kejagung), serta LPDB.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kemenkop Henra Saragih menjelaskan keberadaan command center sebagai platform integrasi akan menjadi landasan bagi proses perencanaan, pengawasan, dan evaluasi yang lebih efektif.

“Tentunya, dengan didukung infrastruktur, keandalan dan keamanan data, sumber daya manusia IT yang berkompeten sehingga dapat menjamin terwujudnya ekosistem digital sektor perkoperasian yang cepat, aman dan berbasis data,” katanya.

Henra berharap ruang pusat kendali ini dapat dioptimalkan sebagai salah satu alat pengelolaan program dan pengawasan kinerja koperasi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KORUPSI HUTAN: Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca