Citilink Belum Puaskan Penumpang

- Penulis

Minggu, 9 September 2018 - 13:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pengguna layanan udara dari maskapai penerbangan Citilink masih ada yang belum terpuaskan. Malah mereka mengajukan komplain karena belum ada kebijaksanaan yang arif.

Sebagai gambaran, pada penerbangan Minggu (9/9/2018) penumpang Citilink yang terdiri dari tiga orang, masing-masing berinisial PKS, RJ, GDK menceritakan. Mereka sudah pesan tiket Citilink untuk penerbangan pukul 10.50 WITA. Pesawat Citilink yang akan mengangkut bernomor penerbangan QG-481.

Namun tanpa sepengetahuan mereka, staf PKS bernama AH sebelumnya telah memesankan tiket untuk penerbangan Citilink pada jam keberangkatan yang sama pukul 10.50 WITA dengan nomor penerbangan sama pula, yakni QG-481 dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 11.30 WIB.

Tiket yang dipesan lewat agen perjalanan Traveloka itu bernomor booking D8182. Bahkan di bawah tulisan kode booking tertulis (bisa refund).

Jadi PKS, RJ, GDK memiliki masing-masing dua tiket ganda. PKS menghubungi petugas Citilink di Bandara Syamsudin Noor meminta tiga tiket mereka yang dipesan lewat Traveloka bisa di’open’ atau dibuka untuk kapan saja bisa digunakan lagi. Sedangkan tiga tiket terdahulu dipakai untuk terbang ke Bandara Soekarno-Hatta.

Namun sayangnya, petugas Citilink di Bandara Syamsudin Noor tidak bisa membijaksanai. Kasus dilaporkan satu setengah jam sebelum boarding.

Keenam tiket ternyata tetap harus digunakan, artinya tiga dipakai dan tiga lagi hangus dengan alasan sudah terlalu dekat dengan waktu terbang.

Tidak sampai di situ sebelum terbang ke Cengkareng, penumpang PKS juga menghubungi Citilink centre 08041080808 tersambung dengan Ibu Puput. Sayangnya mendapat respon yg sama, yaitu ketiga tiket hangus.

Baca Juga :   BMKG: EL NINO Diprediksikan Bertahan hingga Kuartal I 2027

Sangat disesalkan tidak ada kebijaksanaan dari Citilink. Sejatinya Citilink bisa memperlakukan penumpang secara arif dan bijaksana agar layanan mereka jadi pilihan utama masyarakat.

Sebagai pelanggan setia Citilink PKS mempertanyakan sistem pemesanan tiket Citilink. “Kok bisa menjual tiket kepada penumpang dengan double data yang persis sama (nama yang sama, tujuan yang dan jam penerbangan yang sama, red), ” tanyanya.

Padahal diketahui Citilink sudah memakai sistem komputerisasi, semestinya mustahil hal ini terjadi.

Meskinya pihak maskapai bisa lebih arif menangani kasus seperti ini. Mengingat kesalahan tidak 100 persen pada calon penumpang, sistem komputer Citilink mestinya menolak pemesan tiket yang kedua.

Apalagi di era modern sekarang, perusahaan pemberi jasa angkutan udara akan berusaha memberikan pelayanan maksimal yang memuaskan sebagai penumpang. Mereka sudah sepantasnya berlomba memperlakukan penumpang sebagai ‘raja’ bukan malah ‘merugikan pelanggan’. (RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim
TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait
OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka
DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB
JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin
PERSONEL Pemadam Karhutla Dirotasi untuk Cegah Kelelahan
JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November
MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:37

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:40

27 RIBU Hektare Lahan di Kalsel Terbakar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:01

MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca