CEGAH PELANGGARAN, Komisi I DPRD Kalsel Dalami Regulasi di Jatim

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 00:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bergerak cepat memperkuat tata kelola kelembagaan.

Melalui kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Jawa Timur Jumat (19/12/2025), komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan ini melakukan studi komparasi mendalam terkait standardisasi hak dan kewajiban anggota dewan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan upaya mitigasi risiko hukum sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik oleh wakil rakyat.

Habib Hamid menjelaskan bahwa evaluasi terhadap kebijakan kelembagaan sangat krusial agar pelaksanaan tugas dan fungsi anggota DPRD tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami menggali informasi mengenai kebijakan yang sudah berjalan efektif di Jawa Timur.

Tujuannya jelas: memastikan implementasi di Kalsel nantinya memiliki landasan regulasi yang kokoh dan menerapkan prinsip kehati-hatian agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujar politisi dari Fraksi PKS tersebut.

Menurut Habib beberapa poin strategis yang menjadi fokus bahasan dalam pertemuan ini seperti mekanisme Pendukung Tugas Pengaturan teknis kegiatan kedewanan agar lebih efektif.

Optimalisasi Reses dengan Penguatan fungsi representasi dalam menyerap aspirasi di daerah pemilihan (dapil).

Serta Fungsi Pengawasan, dengan nemastikan aktivitas dewan berdampak langsung pada masyarakat.

Baca Juga :   TIM RELAWAN DAN WARGA Temukan Jasad Penyapu Jalanan Tersangkut "di Tunggul" Dasar Sungai

Meski terdapat kesamaan dalam tata tertib (Tatib) secara nasional, Habib Hamid menekankan bahwa setiap daerah memiliki dinamika yang berbeda.

“Kebijakan di daerah lain tidak bisa langsung dicaplok. Perlu kajian matang dan kesepahaman bersama agar adaptasi kebijakan tersebut tetap selaras dengan kebutuhan spesifik di Kalimantan Selatan,” imbuhnya.

Hasil dari studi komparasi ini tidak akan langsung diputuskan secara sepihak. Komisi I berkomitmen untuk membawa poin-poin strategis tersebut ke dalam rapat internal bersama Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalsel.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap kebijakan yang dilahirkan bersifat terukur, akuntabel, dan profesional. Dengan tata kelola yang lebih sehat, DPRD Kalsel optimistis dapat meningkatkan kepercayaan publik melalui kinerja legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang lebih solid. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:32

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 November 2026 - 21:19

9 ORANG UTAN Dipindahkan ke Suaka Lamandau, 2 Lainnya Dirawat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32