Suarindonesia – Program revolusi bahasa menjadi bagian dari pembangunan di Provinsi Kalsel.
Sejalan dengan itu, Cambridge University memberikan dukungan dengan membuka jalan kerjasama.
Center Manajer Brighton Martapura, Nur Ifadloh menambahkan, pihaknya mendukung program revolusi bahasa yang dicanangkan gubernur.
Menurutnya, sudah saatnya masyarakat Kalsel lebih peduli dan lebih sadar belajar Bahasa Inggris.
“Saat ini kami sudah kerjasama denga beberapa perguruan tinggi di Kalsel,” urainya usai pembukaan seminar internasional di salah satu hotel di Banjarmasin.
Ifadloh mengaku membuka ruang bekerjasama denga pemprov. “Kerjasama dengan pemprov masih perlu dibicarakan.
Untungnya belajar di tempat kami yang mengeluarkan sertifikat langsung Cambridge Univercity, kami hanya melaksanakan,” tuturnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, HM Yusuf Effendi, mengaku kerjasama dengan Cambridge Univercity harus direalisasikan.
Sebagai langkah awal, ujarnya, bisa dilakulan kerjasama dengan SMA Banua.
Dikatakannya, dari segi substansi dan materi serupa dengan SMA Banua yang menerapkan bahasa Inggris.
Kendati demikian, Yusuf berharap tidak hanya SMA Banua, namu sekolah lainnya juga bisa melakukan kerjasama dengan Cambridge Univercity.
“Nanti ada perwakilan Cambridge yang melakukan sertifikasi terhadap guru. Program ini harus kita dukung karena relevan denga program gubernur,” bebernya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















