BWF World Championships 2023: An Se-young, Legenda di Usia 21 Tahun

- Penulis

Minggu, 27 Agustus 2023 - 21:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

An Se-young, merayakan kemenangannya setelah menumbangkan Carolina Marin dengan skor 16-21, 21-18, 21-5 di final Kejuaraan Dunia 2023 di Royal Arena, Kopenhagen, Denmark, Minggu (27/8/2023). (YOHAN NONOTTE/BADMINTON PHOTO)

An Se-young, merayakan kemenangannya setelah menumbangkan Carolina Marin dengan skor 16-21, 21-18, 21-5 di final Kejuaraan Dunia 2023 di Royal Arena, Kopenhagen, Denmark, Minggu (27/8/2023). (YOHAN NONOTTE/BADMINTON PHOTO)

SuarIndonesia — Raihan medali emas dari Kejuaraan Dunia 2023 berhasil menegaskan dominasi pebulu tangkis muda Korea Selatan, An Se-young, di tunggal putri.

An-stoppable atau pelesetan dari ungkapan unstoppable (tak terhentikan, Inggris) menjadi gambaran dari laju nyaris sempurna An Se-young di Kejuaraan Dunia 2023.

Dikutip dari BolaSports, Minggu (27/8/2023), Pemain yang baru berusia 21 tahun itu menjadi juara dunia setelah mengalahkan Carolina Marin (Spanyol) dalam pertandingan final di Royal Arena, Kopenhagen, Denmark, Minggu (27/8/2023).

An hampir tidak tertandingi oleh Marin hingga menutup pertandingan dengan skor yang terbilang meyakinkan yaitu 21-13, 21-10.

Bagi An tidak ada final Kejuaraan Dunia yang lebih baik lagi untuk dimenangi selain menghadapi Carolina Marin.

Sebab, Marin merupakan tunggal putri tersukses sepanjang sejarah Kejuaraan Dunia dengan raihan tiga medali emas plus 1 medali emas lain dari Olimpiade.

“Untuk menjadi seorang legenda, kita harus mengalahkan legenda,” kata An Se-young sebelum pertandingan.

An membuktikan bahwa dia masih sulit dikalahkan oleh Marin seperti pada pertemuan kedua mereka di final French Open 2019.

Kala itu An yang baru berusia 17 tahun menyengat Marin dengan kemenangan tiga gim yang diwarnai skor telak 16-21, 21-18, 21-5.

Mantan bocah ajaib itu kembali memegang kendali pada pertandingan kali ini. Utamanya pada gim kedua di mana dia mampu membuat Marin tak berkutik setelah jeda interval.

Mulanya An terus mengangkat bola ke sudut belakang kanan untuk mengincar sisi backhand Marin yang bertangan kidal.

Marin cukup kerepotan dalam mengembalikan bola karena kalah angin.

Marin merespons dengan mencoba menguasai area depan. Dia berhasil memegang kendali dan beberapa kali mendapatkan bola tanggung untuk dieksekusi.

Baca Juga :   RAMPUNG Lintasan Atletik Stadion 17 Mei, PUPR Kalsel Serahkan ke Dispora

Marin mampu mengejar dari 3-8 menjadi 10-10. Namun, setelah skor interval yang ketat Marin kembali tertinggal jauh dariu An Se-young.

An mampu meladeni Marin di area depan. Kombinasi pukulannya sulit untuk diikuti oleh Marin yang mulai kehabisan akal.

Marin akhirnya terjebak dalam kesalahan sendiri. Bola-bola berisikonya tidak membuahkan hasil sama sekali hingga kehilangan 11 poin beruntun.

Pengembalian Marin yang sedikit melebar dari garis akhirnya benar-benar menghadirkan titel legenda bagi An Se-young, setidaknya di negara asalnya.

Sebab, An Se-young berhasil memutus kebuntuan Korea Selatan yang tidak pernah memiliki juara dunia di sektor tunggal putri dan bahkan tunggal putra.

Kemenangan ini juga melanjutkan rekor impresif An Se-young sejak tersingkir di perempat final Kejuaraan Dunia 2022.

Di tengah era Fantastic Four yang baru bersama Akane Yamaguchi, Chen Yu Fei, dan Tai Tzu Ying, pemain kelahiran Gwangju ini masih mampu membuat perbedaan.

Bagaimana tidak, dalam rentang waktu setahun terakhir An mencapai puncak yang baru berkat laju impresif berupa 9 gelar dan 12 final dari 14 turnamen individu.

An telah menghuni peringkat satu dunia selama empat pekan dan dipastikan masih akan bertahan berkat raihan poin ranking tertinggi yang baru saja didapatkannya. (*/UT)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera Bungkam De Red FC 2-0
PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026
PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18