BUKBER MASJID RAYA, Dulu di Dalam Pakai Piring, Sekarang di Luar Pakai Styrofoam

- Penulis

Rabu, 14 April 2021 - 21:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buka bersama (bukber) yang biasanya dilakukan Masjid Raya Sabilal Muhtadin (1)

Buka bersama (bukber) yang biasanya dilakukan Masjid Raya Sabilal Muhtadin (1)

SuarIndonesia – Kegiatan buka bersama (bukber) yang biasanya dilakukan Masjid Raya Sabilal Muhtadin akhirnya kembali bisa ditemui.

Pasalnya, di Ramadhan tahun 1442 H kini setiap masjid termasuk masjid terbesar di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini sudah boleh mengadakan kegiatan bukber, dengan catatan menerapkan disiplin protokol kesehatan.

Selain itu, salat tarawih dan takmir di setiap masjid pun juga sudah boleh untuk dijalankan. Bahkan tradisi bukber yang tidak ditemui pada tahun 2020 kemarin akhirnya kembali hadir.

Tentu hal tersebut menjadi obat bagi masyarakat yang rindu akan suasana buka bersama di masjid bersejarah bagi kemerdekaan di tanah Banjar tersebut.

Belum lagi masyarakat yang rindu dengan hidangan khas yang hanya ditemui di bulan suci Ramadhan, yakni Bubur Sabilal. Bubur ayam yang memiliki citarasa khas tersebut kini sudah kembali disajikan sebagai menu utama berbuka puasa.

 

Buka bersama (bukber) yang biasanya dilakukan Masjid Raya Sabilal Muhtadin (2)

 

Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Darul Quthni mengatakan, di tahun ini pihaknya kembali mengadakan bukber dengan konsep yang berbeda dibandingkan dua tahun yang lalu.

Ia menjelaskan, perbedaan tersebut terdapat di bagian pola pembagian bubur. Biasanya dibagi menggunakan piring. Kali ini jemaah akan bubur akan dikemas menggunakan tempat khusus.

“Tidak bisa dipakai kembali kotak ini. Karena styrofoam makanan hanya untuk sekali pakai saja,” ucapnya.

Tidak hanya bubur, pihak pengelola Masjid Sabilal Muhtadin juga menyediakan kue dan minuman teh hangat yang disuguhkan kepada para masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga akan memindahkan lokasi jamaah dalam menyantap hidangan berbuka puasa. Jika dulu boleh berbuka di dalam ruangan atau aula masjid, sekarang dialihkan ke luar ruangan di bagian suffah atau teras masjid.

Menurutnya, ruang terbuka yang digunakan oleh panitia merupakan bangunan yang masih satu kompleks dengan masjid di Jalan Jenderal Sudirman tersebut.

Baca Juga :   BERAWAL CANDAAN Berujung Pembunuhan, Ini Ungkapan Pelaku saat Rekaulang

“Alasan utama pindahnya lokasi berbuka puasa ini dikarenakan pentingnya udara terbuka dalam penerapan protokol pencegahan penularan Covid-19,” jelasnya.

Kemudian, pihaknya juga sudah mengatur jarak aman dengan sedemikian rupa antar satu warga dengan yang lain.

“Semua ini dilakukan demi mengurangi resiko penularan Covid-19 yang terjadi di kota kita,” pungkasnya.

Di samping itu, pria dengan sapaan Quthni itu menambahkan bahwa perlengkapan serta dana untuk penyelenggaraan berbuka puasa di bulan Ramadhan ini selalu dibantu oleh donator.

“Macam-macam, mulai dari Pemda (Pemerintah Daerah) hingga masyarakat yang berdonasi ke sini,” tuntasnya.

Sementara Itu. Salah seorang warga asal Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Muhammad Syaiful Riki mengaku sengaja datang ke Masjid Sabilal untuk sedikit bernostalgia.

“Sudah lama tidak merasakan nikmatnya bubur ayam Sabilal. Tahun kemarin kan tidak ada. Jadi selain ingin beribadah saya ke sini juga sekalian mengenang masa kecil,” ungkap pemuda berkacamata ini.

Usai menyantap hidangan bubur dan teh hangat dari panitia bukber. Riki mengaku lega dan ketagihan berbuka puasa di Sabilal.

“panitianya gercep (gerak cepat) untuk mengatur posisi duduk warga dalam berbuka puasa. Bisa setiap hari saya buka puasa di sini,” cetusnya sambil melempar senyum sumringahnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITETAPKAN Lima Tersangka Karhutla dan 10 Korporasi dalam Penyidikan Polda Kalsel
PENANGANAN KARHUTLA di kawasan Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor Terus Diintensifkan Tim Gabungan
JAJARAN GABUNGAN Do’a Bersama Semoga Korban KM Virgo Segera Ditemukan
SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin
GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla
CAIRAN Surfaktan Disiapkan Polda Kalsel Produksi Jumlah Lebih Banyak
BASARNAS: Hari Kelima Pencarian Posisi Kapal Virgo Semakin Tenggelam
MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 16 September 2026 - 21:17

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 20:53

KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Selasa, 15 September 2026 - 20:32

799.440 Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Senin, 14 September 2026 - 21:12

API Karhutla Diburu Pakai X-Fire

Berita Terbaru

Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar. (detikKalimantan)

Hukum

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:50

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca