BISA DATANGKAN Banyak Artis yang Fantastis, Siapa Lisa Halaby?

- Penulis

Jumat, 16 Agustus 2024 - 22:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasha Ungu bersama Lisa Halaby

Pasha Ungu bersama Lisa Halaby

SuarIndonesia – Lisa Halaby bikin gempar. Wanita kelahiran 11 September 1979 itu tak hanya berani mundur sebagai Aparatur Sipil Negara untuk maju di Pemilihan Wali Kota Banjarbaru, tetapi dia juga berhasil bikin ‘minder’ sang petahana, Aditya Mufti Ariffin.

Baru-baru ini, wanita bernama Hj. Erna Lisa Halaby itu menggelar Fun Walk Kemerdekaan dengan mengundang sejumlah artis.Yang paling menyita atensi publik tentu saja saat dia mengundang Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, selebritis populer Tanah Air yang dikenal bertarif fantastis.

Sebelumnya, Lisa mengundang Ustaz Adi Hidayat untuk mengisi ceramah dalam Tablig Akbar yang digelar oleh Yayasan Abdul Azis Halaby di Sofia Residence 2, Kecamatan Loktabat Utara, Banjarbaru. Saat itu umat Islam tumpah ruah memenuhi lokasi acara.

Lantas, siapakah Lisa Halaby?

Wanita bernama Hj. Erna Lisa Halaby sebelumnya tak pernah diperhitungkan dalam peta politik di Kota Banjarbaru.

Dia tercatat sebagai ASN pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru sebelum akhirnya memutuskan pensiun sebagai ASN pada 10 Juni 2024.

Atensi publik tentu saja saat  Lisa Halaby mengundang Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Karir Lisa sebagai ASN dimulai pada tahun 2000. Saat itu Kota Banjarbaru masih berada di bawah kepemimpinan Rudy Resnawan sebagai wali kotanya.

Berkat kerja kerasnya, jebolan Strata 1 Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pancasetia -juga terkenal dengan sebutan STIEPAN-, akhirnya diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2007. Setahun kemudian, SK sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) berhasil ia kantongi.

Setelah sempat menjadi staf di Bagian Umum, lalu pada 2015 Lisa mendapat dua kali promosi kenaikan jabatan. Yakni sebagai sebagai Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Sosial di Kelurahan Komet, dan Sekretaris Lurah Loktabat Utara.

Tiga tahun setelahnya, pada 2018, perempuan berdarah campuran Banjar – Timur Tengah ini kembali mendapat promosi kenaikan jabatan sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) Kesejahteraan pada Bagian Kesra.

Jabatan yang akhirnya ia pungkasi dengan surat pengunduran diri. Pada 2016 lalu, Lisa Halaby bersama keluarga besarnya mendirikan Yayasan Abdul Aziz Halaby.

Yayasan yang namanya diadopsi dari nama sang ayah, Abdul Aziz Halaby, bergerak di bidang kemasyarakatan, pendidikan, agama, dan sosial. Di sana ia dipercaya sebagai pengawas.

Taman Pendidikan Al Quran (TPA), menjadi salah satu fokus utama didirikannya Yayasan Abdul Aziz Halaby. Di bawah naungan yayasan tersebut, saat ini ada tak kurang 570 santri. Semuanya bebas biaya, alias gratis.

Baca Juga :   RESMI DILANTIK Kapolda Kalsel Tiga Pejabat Utama, Termasuk Kapolresta Banjarmasin

Tak hanya anak-anak, para orang tua yang belum bisa, atau belum lancar membaca Al Qur’an, juga diberi ruang yang sama untuk belajar di Yayasan Abdul Aziz Halaby.

Di bawah naungan yayasan yang sama, pada 2023 juga telah berdiri dan beroperasi, SD Al Halaby Islamic School.

Ada 100 anak yang saat ini sedang menuntut ilmu di sana. Antusiasme masyarakat menyekolahkan anaknya di SD Al Halaby Islamic School sangat tinggi, tapi karena masih fase penambahan gedung, jumlah siswa masih dibatasi.

Tak hanya aktif di yayasan, perempuan yang baru akan genap berusia 45 tahun pada 11 September tahun ini juga telah mendirikan Majelis Taklim Halaby. Di sana Lisa Halaby sebagai pimpinannya.

Pandangan Pengamat

Akademisi Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Dr. Husaini, ikut berkomentar mengenai fenomena Lisa Halaby. Dia menilai strategi politik Lisa akan direspons pro dan kontra oleh masyarakat.

“Namun yang perlu dipahami bersama adalah sudah terlalu lama perempuan menunggu hadirnya peluang politik dan dukungan dari berbagai pihak,” katanya.

Masifnya dukungan partai politik kepada tokoh perempuan, kata dia, dapat menjadi momentum terwujudnya demokrasi berkeadilan yang bermula dari Kota Banjarbaru, meskipun pada akhirnya fenomena ini tidak harus menyenangkan semua pihak.

Menurut dia, tantangan besar juga masih membayangi sosok Erna Lisa Halaby, bahwa tidak ada korelasi secara langsung antara dukungan partai politik dengan dukungan di tingkat grassroot.

“Maka dari itu faktor personal perempuan akan menjadi krusial untuk dapat beradaptasi dengan berbagai konfigurasi institusi demokrasi terutama akar rumput nantinya,” jelasnya.

Menjelang Pilkada Serentak 2024, tak bisa dipungkiri Lisa Halaby makin disukai. Sosoknya yang ramah dan kharismatik, ditambah dukungan politik yang kuat, membuat posisinya makin mantap menjadi calon orang nomor satu di Banjarbaru. “Kita tunggu saja, ada kejutan apalagi selanjutnya! (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIDUKUNG Adaro, PWI Kalsel Bekali 24 Wartawan Hadapi UKW Angkatan XXIV
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin
HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca
KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
SUMPAH PEMUDA 2026 Jangan Hanya Patriotik, Beranilah Menuntut Keadilan
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00

2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:42

BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (HO-Antara)

Hukum

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:40