BIMAS ISLAM Kemenag Banjarmasin Mengajak Muallaf Mendalami Ajaran Agama

Bagikan :
BIMAS ISLAM Kemenag Banjarmasin Mengajak Muallaf Mendalami Ajaran Agama

SuarIndonesia – Orang Muslim wajib untuk menuntut ilmu, dan tentu saja mualaf yang baru saja memeluk islam harus belajar sebanyak mungkin tentang Islam sejak mereka mengucap syahadat.

Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Banjarmasin H. Ahmad Sya’rani, S.Ag, M.Ag mengajak muallaf untuk mendalami ajaran agama Islam dan terus belajar tentang keislaman.

“Agar pemahaman tentang Islam lebih menyeluruh (kaffah) sehingga dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujarnya kamis (30/9/2021)

Menurut Amang Syahrani panggilan akrabnya mengatakan, bimbingan agama islam kepada mualaf bentuk tanggung jawab sebagai seorang muslim bersaudara.

Bahkan tanggung jawab bersama yang diharapkan pelajaran ilmu agama dilakukan secara berkelanjutan, sehingga keimanan dan ketaqwaan mereka semakin mantap.

“Sehingga lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya

Amang Syahrani juga mengucapkan terima kasih kepada para tokoh agama dan Pengasuh Majelis ta’lim yang telah membimbing mualaf untuk terus memperdalam ajaran Islam.

“Tak jarang banyak yang masuk agama islam di majelis ta’lim, namun harus diketahui Binmas Islam, Kankemenag Kota Banjarmasin, dari berita acara yang dikeluarkan majelis ta’lim “ujarnya

Mualaf yang terdata di Binmas Islam, akan diberikan piagam pernyataan masuk Islam dan sertifikat mualaf yang nantinya dapat digunakan secara formal untuk administrasi perubahan data kependudukan.

“Perubahan data kependudukan yakni agama, atau untuk yang lainnya,” ucapnya

Adapun persyaratan administrasi calon mualaf Sya’rani menjelaskan, sebelum atau sesudah dilaksanakannya prosesi mualaf melalui pengucapan syahadat, warga yang bersangkutan dapat melengkapi syarat yang harus dipenuhinya yaitu pengantar dari kelurahan, fotocopy KTP/KK sebanyak 3 lembar, pas photo ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar, persyaratan masuk Islam bermaterai dengan tidak ada paksaan atau tekanan dari pihak lain.

Lebih lanjut Sya’rani mengharapkan, setelah jadi mualaf dapat menunjukan perilaku terpuji dan mulia sesuai ajaran-ajaran yang terkandung dalam Islam.

“Jadikanlah Islam menjadi rahmatan lil alamin bagi keluarga dan masyarakat, sehingga kehadirannya diterima dengan baik oleh masyarakat,”tutupnya (HM)

 136 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!