BGN Targetkan Nol Kasus dalam Program MBG

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 20:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana usai pertemuan di salah satu hotel di kawasan Ancol di Jakarta, Senin (27/10/2025) (ANTARA/Mario S Nasution)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana usai pertemuan di salah satu hotel di kawasan Ancol di Jakarta, Senin (27/10/2025) (ANTARA/Mario S Nasution)

SuarIndonesia — Badan Gizi Nasional menargetkan nol (zero) kasus dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sejumlah inovasi hasil dari evaluasi dan temuan di lapangan.

“Kami ingin melakukan kegiatan-kegiatan yang meminimalisir kejadian menonjol sehingga target kami adalah ‘zero’ kasus itu atau nol kejadian ingin kami kejar,” kata Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Ia menjelaskan langkah pertama yang dilakukan adalah menurunkan jumlah penerima manfaat per Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sehingga jumlah penerima dapat berkurang dan membuat kualitas makanan lebih baik.

Pihaknya juga meminta agar setiap SPPG ada juru masak yang bersertifikat karena dari pengalaman cara kerja yang dimiliki juru masak bersertifikat lebih efisien dan lebih cepat.

Selanjutnya, pihaknya juga meminta kepada seluruh SPPG untuk memiliki alat tes cepat (rapid test) terkait dengan uji untuk bahan baku. Menurut dia, pengalaman Jepang yang sudah 100 tahun, sebesar 90 persen kejadian keracunan makanan itu berasal dari bahan baku.

Pihaknya juga ingin menguji hasil masakan sebelum dibagikan kepada penerima manfaat.

Setelah itu, pihaknya juga meminta seluruh SPPG memiliki alat sterilisasi “food tray” atau tempat hidangan makanan bergizi gratis yang dapat kering dalam waktu tiga menit dengan suhu 120 derajat agar lebih steril.

Selanjutnya, untuk persoalan air yang digunakan memasak, sesuai dengan hasil kajian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang merekomendasikan menggunakan air yang sudah bersertifikat atau air kemasan isi ulang yang sudah disertifikasi.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Pihaknya juga akan melakukan pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) berulang kepada seluruh kepala SPPG agar tetap waspada dengan apa yang dilakukan.

“Untuk yang baru ini untuk bimbingan teknis meningkatkan kualitas, untuk yang lama itu untuk penyegaran,” tuturnya.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto sudah menandatangani peraturan presiden (perpres) terkait Program MBG yang dilaksanakan BGN. “Soal perpres sudah, tinggal sosialisasi dan penyebaran ke bawah,” kata Dadan, dilansir dari AntaraNews.

BGN mengumpulkan Kepala Regional (Kareg) dan Koordinator Wilayah (Korwil) dalam mempercepat pembangunan SPPG di seluruh wilayah Indonesia.

“Saat ini sudah ada 13.245 SPPG tersebar di sleuruh Indonesia dan targetnya di akhir Oktober ini sudah mencapai 14 ribu unit,” kata Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana usai rapat di hotel kawasan Ancol di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Ia mengatakan, dalam pertemuan ini hadir Kareg dan Korwil dari 38 provinsi dan 514 kabupaten di Indonesia. ‘Kami berkumpul melakukan evaluasi, monitoring dalam rangka percepatan pembangunan SPPG,” kata dia. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan
RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun
PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca