Suarindonesia – Menyusul mogok massal angkutan orderan sejak empat hari yang lalu, Selasa (16/07/2019) pagi Forum Driver Online (FDO) berencana melakukan aksi demo di tiga tempat yakni dua tempat pihak aplicator kantor Gojek dan Grab serta satu tempat Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan.
Ketua FDO Kalimantan Selatan, Pandu Setiawan mengungkapkan pihaknya sudah mengumpulkan amunisi ratusan driver online yang tergabung dalam FDO untuk melakukan aksi demo di tiga tempat secara bergiliran dimulai dari pagi pukul 08.00 WITA besok.
“Ada 300 sudah sementara yang kita back up. Besok pukul 08.00 kita start dari lapangan Kamboja dan Kota Citra Graha dan berakhir di Kantor DPRD Provinsi,” ucap Pandu kepada wartawan di sela-sela kegiatan dukungan peluncuran pemakaian kantong, Senin (15/07/2019).
Ia mengatakan aksi demo tersebut dilaksanakan berdasar ketidakpuasan driver terhadap tarif go-car dan grab-car di Banjarmasin yang berada di bawah ambang batas minimal yang sudah ditentukan oleh Peraturan Menteri Perhubungan No.118 tahun 2018 tentang angkutan sewa khusus.
“Tarif minimal sesuai aturan itu kan sekitar Rp4.000 — Rp4.700/kilometer, dan di sini belum mencapai segitu,” ujarnya.
Pandu menyebutkan sebelumnya sudah dilakukan komunikasi secara intens antara FDO bersama pihak aplicator. Namun setiap kali dilakukan komunikasi selalu menemui jalan buntu dengan berdalih memakai alasan semua sudah ketentuan pusat.
“Semua sudah ketentuan dari pusat kawan-kawan. Begitu saja alasan dari aplicator, tidak ada solusi, kami ingin ada solusi,” ucapnya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















