SuarIndonesia – Sebanyak 1.500 personil akan diturunkan dalam pengamanan unjuk rasa menolak Undang Undang Hak Cipta Kerja.
Hal itu diungkapkan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan usai memberikan pemaparan lanjutan Tactical Floor Game (TFG), Rabu (14/10/2020).
“Untuk jumlah anggota yang dikerahkan pada hari Kamis berjumlah1.500 personil terdiri Polri dan TNI.

Dari Jumlah itu dibagi di beberapa titik lokasi,” jelas Rachmat kepada wartawan.
Dalam pemaparan di halaman Mapolresta Banjarmasin, Rachmat mengungkapkan pihaknya menerima surat pemberitahuan dari BEM ULM Banjarmasin untuk melakukan demo terkait dengan demo penolakan UU Cipta Kerja.
“Pesan dari Pak Kapolri dan Pak Kapolda Kalsel kita mengedepankan humanis dan persuasif.
Jangan sampai terpancing dengan kata kata yang tidak mengenakan di telinga, Kita berharap Banjarmasin ini aman,” ujarnya.
Tak hanya itu, Kapolresta kembali mengingatkan agar adik adik pelajar baik itu SMP, SMA dan SMK untuk tidak ikut ikutan Demo.
Dalam pemaparan lanjutan Tactical Floor Game turut dihadiri para perwira, baik dari Polda Kalsel, Detasemen Militer/Dandenpom Banjarmasin, Brimobda Polda Kalsel.
Serta dari beberapa Polres di Kalsel, seperti Polres Banjar, Banjarbaru, Tanah Laut serta dari Polres Batola. (YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















