BERES Administrasi Pelantikan Sekdako Banjarmasin

- Penulis

Kamis, 2 Desember 2021 - 22:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Misteri kapan pelantikan Ikhsan Budiman sebagai pejabat definitif untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin akhirnya mulai mendapat angin segar.

Pasalnya, proses pelantikan ASN yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Kabupaten Tanah Bumbu itu sempat tertunda akibat kendala administrasi.

Namun, Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat) Kota Banjarmasin akhirnya buka suara bahwa administrasi terkait pelantikan Sekdako itu sudah beres.

Kabid Pengadaan Kepangkatan dan Mutasi ASN di BKD Diklat Banjarmasin, Pauzan membeberkan, proses administrasi yang sempat mengganjal prosesi pelantikan Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman adalah berupa surat dari Pemprov Kalsel.

Dan seperti diketahui bahwa Kepala Daerah dalam hal ini Wali Kota wajib meminta izin kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk melakukan pelantikan sebelum enam bulan dilantik menjadi Wali Kota.

Izin melantik dari Mendagri pun sudah terbit sejak beberapa waktu lalu, kemudian turun berjenjang melalui Pemprov Kalsel.

Dan tertundanya pelantikan Ikhsan Budiman menjadi Sekdako Banjarmasin kemarin tidak lain dikarenakan belum turunnya surat dari Pemprov Kalsel.

Baca Juga :

SYARAT ADMINISTRASI, Alasan Ditundanya Pelantikan Sekdako Banjarmasin

“Walaupun sudah menerima tembusan surat dari Mendagri, tapi secara etika kita tidak boleh menabrak karena harus berjenjang,” ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (2/12/2021) siang.

Ia menjelaskan, perpanjangan tangan pemerintah pusat adalah Pemprov, dan kemarin pihak Pemprov belum bisa dilakukan pelantikan karena kita menunggu surat dari Pemprov.

“Informasinya kemarin sedikit tertunda karena Bapak Gubernur sedang berobat sehingga kemarin itu belum turun suratnya,” ungkapnya.

Meskipun sempat tertunda, Fauzan pun memastikan bahwa administrasi terkait rencana pelantikan Ikhsan Budiman menjadi Sekdako Banjarmasin beres.

Pasalnya hari ini pihaknya sudah menerima surat dari Pemprov Kalsel yang ditandatangani Gubernur, terkait pelantikan Sekdako Banjarmasin tersebut.

Baca Juga :   PASTIKAN Siap Hadapi Dinamika Lapangan, Kapolresta Cek Peralatan Dalmas

“Suratnya sudah kita terima. Tadi kita sudah diberitahu oleh BKD Pemprov Kalsel bahwa surat dari Gubernur sudah ada. Jadi untuk administrasi sudah lengkap semua, tinggal dilakukan pelantikan oleh Wali Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Lantas kapan Ikhsan Budiman bakal dilantik sebagai panglima para ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin?

Terkait hak itu, Pauzan tidak bisa berkomentar banyak.

Baca Juga :

DITUNDA MENDADAK Pelantikan Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman : Ambil Hikmahnya

Pasalnya, hal tersebut tentunya akan disesuaikan dengan jadwal Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Namun, ia menekankan bahwa pelantikan tersebut kemungkinan baru bisa dilakukan sekitar satu pekan ke depan.

Hal tersebut dikarenakan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina sejak kemarin sudah berada di luar kota hingga beberapa hari ke depan.

“Pelantikan menunggu bapak Wali Kota datang. Karena kemungkinan hingga 8 Desember 2021 sedang berada di luar daerah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pelantikan Ikhsan Budiman sendiri seharusnya sudah dilakukan pada Selasa (30/11/2021) malam di Aula Kayuh Baimbai.

Namun prosesi pelantikan mendadak batal atau ditunda pelaksanaannya, karena ada hal terkait administrasi yang belum selesai khususnya dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel).

Batal melantik Ikhsan Budiman menjadi Sekdako Banjarmasin, Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina pun menunjuk Asisten II, Ir Doyo Pudjadi menjadi Pelaksana Harian (Plh) Sekdako Banjarmasin terhitung sejak Rabu, 1 Desember 2021 kemarin. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca